Purbaya Pastikan Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan: Kinerjanya Sudah Membaik

Ade Rosman
22 Juli 2026, 09:46
purbaya, bea cukai
Katadata/Fauza Syahputra
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan paparan pada konferensi pers APBN KiTa edisi Juli 2026 di Jakarta, Selasa (21/7/2026). Kementerian Keuangan melaporkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga semester I 2026 mengalami defisit sebesar Rp 196,5 triliun atau setara 0,76 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) tidak akan dibubarkan. Hal ini sejalan dengan perbaikan kinerja institusi, terutama dalam memperketat pengawasan terhadap peredaran barang ilegal dan memberantas praktik penyelundupan.

Bendahara negara mengatakan, kinerja Bea Cukai saat ini menunjukkan perkembangan yang sangat baik. Ia menilai perbaikan tersebut tidak terlepas dari kualitas kepemimpinan dan integritas jajaran DJBC dalam menjalankan tugas.

“Progres Bea Cukai sudah sangat baik. Jajaran pimpinannya saat ini relatif baik. Kita bisa lihat di pasar-pasar, barang selundupan sudah berkurang banyak. Pada masa lalu, truk pembawa barang ilegal masih bisa melintas dengan bebas," ujar Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTa di kantor Kemenkeu, Jakarta Pusat, Selasa (21/7).

Purbaya menjelaskan, pengawasan terhadap lalu lintas barang ilegal kini semakin diperketat. Berdasarkan laporan yang diterimanya secara berkala dari Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budi Utama, setiap truk yang diduga membawa barang ilegal kini ditahan terlebih dahulu untuk menjalani pemeriksaan.

“Direktur Jenderal Bea dan Cukai secara rutin melaporkan perkembangan kepada saya. Saat ini, setiap truk yang membawa barang ilegal langsung ditahan untuk diperiksa. Pengawasan di bandara juga semakin diperketat,” kata dia. 

Menurut Purbaya, peningkatan pengawasan tersebut menunjukkan adanya perubahan signifikan dalam sistem pengawasan DJBC. Pengetatan tidak hanya dilakukan di jalur darat, tetapi juga di sejumlah pintu masuk barang lainnya, termasuk bandara.

Purbaya juga menyebut Presiden Prabowo Subianto telah beberapa kali memberikan apresiasi terhadap perbaikan yang terjadi di tubuh Bea Cukai. Hal tersebut menjadi salah satu dasar keyakinan bahwa keberadaan DJBC akan tetap dipertahankan.

“Presiden dalam beberapa kesempatan menyampaikan bahwa telah terjadi perbaikan signifikan di Bea Cukai. Dengan perkembangan ini, keberadaan Bea Cukai kemungkinan besar akan tetap dipertahankan,” kata Purbaya.

add katadata as preferred source
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Ade Rosman
Editor: Agustiyanti

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...