LPS: Simpanan Nasabah dengan Saldo di Atas Rp 5 Miliar Melesat Paling Tinggi

Image title
4 Agustus 2026, 08:19
tabungan di atas Rp 5 miliar, simpanan nasabah, lps,
ChatGPT, Katadata/Desy Setyowati
Ilustrasi simpanan nasabah, tabungan nasabah
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat pertumbuhan simpanan masyarakat dengan saldo di atas Rp 5 miliar merupakan yang tertinggi.

Ketua Dewan Komisioner LPS Anggito Abimanyu mengatakan pertumbuhan simpanan tahunan pada seluruh kelompok nasabah mulai dari rekening dengan saldo di bawah Rp 5 juta hingga simpanan di atas Rp 5 miliar. 

"Perlu kami sampaikan bahwa kinerja pertumbuhan simpanan masih terjaga. Untuk seluruh kelompok simpanan atau tiering, per Juni pertumbuhan tahunan simpanan lintas-kelompok tumbuh sekitar 0,78% sampai 15,44%," ujar Anggito dalam konferensi pers KSSK, Senin (3/8).

Menurut Anggito, kondisi itu menunjukkan kemampuan masyarakat untuk menyimpan dana di perbankan masih terjaga. "Hal ini memberikan indikasi bahwa secara rerata agregat kemampuan menabung di semua kelompok masih terjaga lintas waktu," katanya.

LPS mencatat simpanan dengan nominal di bawah Rp 100 juta, yang mayoritas dimiliki nasabah perorangan, tumbuh 5,16% secara tahunan alias year on year (yoy).

Secara lebih rinci, simpanan rumah tangga dengan saldo di bawah Rp 5 juta meningkat 7,36%, sedangkan kelompok saldo Rp 5 juta hingga Rp 10 juta mencatat pertumbuhan tertinggi di segmen ritel, yakni 10,01%.

Untuk kelompok simpanan menengah, saldo Rp 100 juta hingga Rp 200 juta tumbuh 4,2%, disusul kelompok Rp 200 juta hingga Rp 500 juta sebesar 3,07%. 

Sementara itu, tabungan Rp 500 juta hingga Rp 1 miliar meningkat 2,32%, sementara saldo Rp 1 miliar hingga Rp 2 miliar tumbuh 2,67%.

Tabungan Rp 2 miliar hingga Rp 5 miliar naik 0,78%, menjadi pertumbuhan terendah di antara seluruh kelompok simpanan.

Di sisi lain, kelompok nasabah dengan saldo di atas Rp 5 miliar mencatat pertumbuhan paling tinggi, yakni 15,44%. Anggito menjelaskan pertumbuhan tersebut didominasi oleh peningkatan dana milik korporasi.

Selain itu, LPS mencatat jumlah penduduk yang belum memiliki rekening perbankan masih mencapai 46,5 juta orang dari seluruh kelompok usia. Untuk kelompok usia produktif 15 hingga 70 tahun, jumlahnya sekitar 15,3 juta orang dan diproyeksikan menurun menjadi 13,5 juta orang pada akhir 2026.

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Nuzulia Nur Rahmah

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...