RAPBN 2027: Prabowo Sebut Belanja Negara Tembus Rp 4.000 T, Defisit 2,4% PDB

Ade Rosman
14 Agustus 2026, 16:04
prabowo, RAPBN, belanja negara
ANTARA FOTO/Fauzan/bay/kye
Presiden Prabowo Subianto mengacungkan kepalan tangan saat menghadiri Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2026 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026). Dalam sidang tahunan tersebut, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa selama 21 bulan pemerintahan bekerja, sebanyak 121 kebijakan transformatif telah dijalankan di berbagai sektor untuk menyelesaikan berbagai persoalan bangsa.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Presiden Prabowo Subianto menyebut belanja negara dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 direncanakan sebesar Rp 4.097,2 triliun. Sedangkan defisit APBN dipatok sebesar 2,4% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) 

“Belanja negara 2027 direncanakan sebesar Rp 4.097,2 triliun, naik dari 3.842,7 triliun pada APBN 2026,” kata Prabowo saat berpidato dalam Rangka Penyampaian RUU APBN 2027 dan Nota Keuangan, di Gedung DPR, Jumat (14/8).

Prabowo juga menyampaikan pendapatan negara dalam RAPBN 2027 ditargetkan mencapai 3.426 triliun, naik dari Rp 3.153,6 trilun pada RAPBN 2026. Dengan targe pendapatan dan belanja tersebut, defisit APBN tahun depan direncanakan sebesar 2,4% terhadap PDB dengan target pembiayaan Rp 671,2 triliun.

“Dan ini (defisit anggaran) akan kami usahakan untuk kita tekan lebih kecil lagi. Kami memahami defisit yang ideal adalah sekecil-kecilnya, bahkan cita-cita kita adalah anggaran yang berimbang,” kata Prabowo. 

Prabowo menekankan, RAPBN 2027 difokuskan untuk delapan program kerja prioritas nasional (PKPN).  Delapan PKPN itu melingkupi kedaulatan pangan, kemandirian energi dan air, pendidikan, kesehatan, hilirisasi dan induatrialisaai, infrastruktur perumahan dan ketahanan terhadap bencana, penguatan ekonomi kerakyatan dan pembangunan desa, serta penurunan kemiskinan. 

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Ade Rosman
Editor: Agustiyanti

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...