Rupiah Diprediksi Melemah Usai Pidato Bos The Fed

Image title
31 Agustus 2026, 09:40
rupiah, dolar, nilai tukar
ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nym.
Petugas menunjukkan pecahan mata uang Rupiah di Kantor Cabang BNI Pasar Baru, Jakarta, Kamis (20/8/2026).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Mata uang rupiah mengawali perdagangan awal pekan ini dengan pelamahan terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Dikutip dari Bloomberg, rupiah membuka perdagangan di level Rp 17.744 per dolar AS melemah 0,28% atau 51 poin. Hingga pukul 09.10 rupiah bergerak semakin melemah berada di level Rp 17.753 per dolar AS turun 0,34% atau 60 poin.

 Pada perdagangan sebelumnya rupiah ditutup menguat pada perdagangan Jumat (28/8/2026). Rupiah naik 51 poin ke level Rp 17.693 per dolar Amerika Serikat (AS), setelah sempat menguat 55 poin ke level Rp 17.689 dari penutupan sebelumnya Rp17.744 per dolar AS.

Nilai tukar rupiah diperkirakan kembali menghadapi tekanan pada perdagangan Senin (31/8). Penguatan dolar AS menjadi sentimen utama yang berpotensi menekan mata uang Garuda.

Analis Doo Financial Lukman Leong mengatakan rupiah berpotensi melemah terhadap dolar AS yang menguat tajam setelah pidato hawkish Ketua Federal Reserve (The Fed) Kevin Warsh. Sikap tersebut memperkuat ekspektasi pasar terhadap kemungkinan kenaikan suku bunga AS. 

 "Rupiah diperkirakan akan melemah terhadap dolar AS yang rebound tajam menyusul pidato hawkish dari kepala The Fed Warsh serta geopolitik di Timur Tengah yang kembali tereskalasi oleh serangan AS terhadap Iran," ujar Lukman pada Senin  (31/8).

 Menurutnya sentimen tersebut sejalan dengan perkembangan pasar global. Pasca pernyataan Warsh, probabilitas kenaikan suku bunga The Fed pada September meningkat dan imbal hasil Treasury AS ikut naik, sehingga memperkuat daya tarik dolar AS. 

Di sisi lain, serangan AS terhadap Iran kembali meningkatkan ketidakpastian geopolitik dan mendorong kenaikan harga minyak. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan kekhawatiran inflasi global dan turut menekan mata uang negara berkembang. 

 Lukman memperkirakan rupiah akan bergerak dalam rentang Rp 17.650-Rp 17.800 per dolar AS pada perdagangan hari ini.

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Nuzulia Nur Rahmah

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...