Warga Jepang Makin Sejahtera: Upah Riil Naik 2,4%, Tertinggi Sejak 2021

Agustiyanti
8 September 2026, 13:07
jepang, upah, tokyo
ANTARA FOTO/REUTERS/Kim Kyung-Hoon/PRAS/dj
Ilustrasi.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Pemerintah Jepang mencatat, upah riil di negara tersebut naik 2,4%  secara tahunan pada Juli 2026. Kenaikan ini merupakan yang terbesar sejak Mei 2021 dan telah naik selama tujuh bulan berturut-turut.

Data upah ini menjadi alasan yang kuat bagi Bank of Japan (BOJ) untuk menaikkan suku bunga pada pertemuan kebijakan minggu depan tiga bulan. BOJ menaikkan suku bunga pada Juni 2026 sebesar 25 bps menjadi 1%.

Kenaikan upah riil Jepang pada Juli lebih tinggi dibandingkan Juni yang mencatatkan kenaikan 2,2%.

Seorang pejabat kementerian tenaga kerja menyatakan bahwa pertumbuhan stabil upah nominal dan inflasi yang relatif moderat turut membantu meningkatkan upah riil. Selain itu, adapula komponen pembayaran khusus yang sebagian besar merupakan bonus yang hanya dibagikan sesekali perusahaan. 

Pembayaran khusus melonjak 6,3% pada Juli setelah mencatat pertumbuhan 4,7% (angka revisi) pada Juni. Rata-rata upah nominal, atau total pendapatan tunai warga Jepang naik 4,7% menjadi 436.401 yen atau sekitar US$2.799,96 per bulan. Ini merupakan lonjakan terbesar sejak Januari 1997 dan lebih tinggi dibandingkan kenaikan 4% pada Juni.

Gaji pokok pekerja, atau upah reguler pada Juli meningkat 4,1%, kenaikan tercepat sejak April 1992 dan meningkat dari kenaikan 3,5% (angka revisi) pada bulan Juni. Pertumbuhan upah lembur pada bulan Juli tercatat sebesar 3,1%, melambat dari angka revisi 3,4% pada Juni.

Tingkat inflasi yang digunakan kementerian untuk menghitung indikator utama upah riil naik menjadi 2,2% pada Juli dari 1,9% pada Juni, mencapai angka 2% untuk pertama kalinya tahun ini. Angka tersebut tetap berada di bawah tingkat tahun sebelumnya, yang saat itu tercatat sebesar 3,6%.

Gubernur BOJ Kazuo Ueda pekan lalu mengatakan bahwa bank sentral akan membahas kenaikan suku bunga dalam pertemuan-pertemuan mendatang, termasuk pada September, dengan fokus pada apakah risiko inflasi sedang meningkat; hal ini mengisyaratkan kemungkinan besar terjadinya kenaikan suku bunga bulan ini.

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...