Jajan, Nonton Konser hingga Olahraga Dongkrak Ekonomi Kuartal III RI Capai 5,47%
BPS mencatat ekonomi Indonesia tumbuh 5,47% pada kuartal III 2026, lebih tinggi dibandingkan kuartal sebelumnya sebesar 5,29%. Pertumbuhan ini ditopang konsumsi rumah tangga, terutama dari sektor restoran, hotel, hingga event olahraga.
Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik Moh. Edy Mahmud mengatakan konsumsi rumah tangga menyumbang kontribusi terbesar terhadap PDB dalam kuartal tersebut sebanyak 51,97%.
“Pada kuartal III 2026, komponen ini tumbuh sebesar 5,04% yang menunjukkan masih terjaganya tingkat konsumsi masyarakat,” kata Edy dalam konferensi pers, Kamis (5/11).
Edy menjelaskan, pertumbuhan konsumsi rumah tangga terutama berasal dari konsumsi restoran dan hotel sebanyak 6,59%. “Selain itu, transportasi dan komunikasi tumbuh 5,83% ditopang oleh mobilitas rumah tangga. berbagai event pertunjukan, dan event olahraga,” ujarnya.
Selain konsumsi rumah tangga, komponen PMTB juga berkontribusi 30,81% terhadap PDB atau naik 6,06%. Sektor PMTB juga menyumbang 1,91% pada pertumbuhan ekonomi.
Edy menyampaikan, kontribusi PMTB yang naik ini didorong oleh sub komponen kendaraan yang tumbuh sebesar 12,96%, baik yang berasal dari produksi domestik maupun dari impor. Pertumbuhan PMTB juga sejalan dengan peningkatan realisasi investasi BKPM yang tumbuh sebesar 7,59%.
Meski bukan komponen dengan kontribusi terbesar, namun BPS mencatat konsumsi pemerintah mengalami pertumbuhan terbesar sebanyak 8,95% pada kuartal kemarin. Hal ini utamanya didorong oleh peningkatan realisasi belanja pegawai dan belanja barang dan jasa.
“(Selain itu juga ditopang) peningkatan realisasi belanja barang dan jasa, terutama belanja barang yang diserahkan kepada masyarakat di antaranya program Makan Bergizi Gratis,” ujarnya.
