/
Penangkapan Kapal Asing KKP
Foto: Arief Kamaludin|KATADATA

Rifky Effendi Hardijanto
Foto: Arief Kamaludin|KATADATA

Sekjen KKP, Rifky Effendi Hardijanto

Penangkapan Kapal Asing KKP
Foto: Arief Kamaludin|KATADATA

Penangkapan Kapal Asing KKP
Foto: Arief Kamaludin|KATADATA

Penangkapan Kapal Asing KKP
Foto: Arief Kamaludin|KATADATA

Penangkapan Kapal Asing KKP
Foto: Arief Kamaludin|KATADATA

Penangkapan Kapal Asing KKP
Foto: Arief Kamaludin|KATADATA

Tampak foto dokumentasi dalam layar, lima kapal asing masing-masing dengan alat tangkap Gilnet, memasuki teritori berdaulat Indonesia di sekitar perairan Natuna dan KP Hiu Macam 001 kemudian melakukan penyergapan satu persatu terhadap kelima kapal.

Nasional

Insiden Penangkapan Kapal Asing Pencuri Ikan di Laut Natuna

24 Mei 2017 7 Foto

"Kami bersyukur dalam insiden itu tidak ada korban jiwa dan terluka.โ€

Upaya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menangkap kapal-kapal asing pencuri ikan di perairan Indonesia, kembali menemui hambatan. Yang terbaru, penyergapan lima kapal ikan berbendera Vietnam yang diduga mencuri ikan (illegal fishing) di Laut Natuna, malah berujung insiden dengan aparat keamanan Vietnam.

Awalnya, Kapal Pengawas (KP) Hiu Macan 001 menyergap lima kapal ikan Vietnam di perairan Natuna. Belasan Anak Buah Kapal (ABK) berkewarganegaraan Vietnam ditangkap. Namun, salah satu kapal asing itu nyaris karam dan seorang personil KKP bernama Gunawan yang menjaga kapal tersebut malah dibawa oleh kapal Coast Guard (penjaga pantai) Vietnam yang berada di dekat lokasi kejadian.

Sekretaris Jenderal KKP Rifky Effendi Hardjanto tak menampik dugaan jika kapal itu karam akibat dihantam secara sengaja oleh kapal Coast Guard Vietnam. Pada Selasa pagi (23/5), pihaknya telah berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Vietnam. Kedua pihak sepakat menyelesaikan insiden tersebut lewat jalur diplomatik. "Kami bersyukur dalam insiden itu tidak ada korban jiwa dan terluka,” kata Rifky di kantornya, Jakarta, Selasa (23/5).