Foto: Pushing Panda Adu Nyali dalam Seutas Tali

Penulis: Adi Maulana Ibrahim

Editor: Muchamad Nafi

9/2/2020, 06.00 WIB12 Foto

Tali 200 meter mereka bentangkan dari Gunung Hawu ke Tebing 125 Citatah, Padalarang. Jalur terpanjang pertama di Indonesia.

Mereka yang takut ketinggian jangan coba-coba beraktivitas di tebing-tebing curam. Untuk melihat ke dasar jurang saja sudah menakutkan, apalagi menapaki sisi-sinya. Tapi bagi Pushing Panda, tempat ini adalah surga untuk menyalurkan adrenalin mereka, termasuk menyeberang antartebing hanya dengan menapaki seutas tali.

Pertengahan bulan lalu, kelompok penyuka olahraga ekstrim ini menggelar acara Bandung Highline Festival. Tali sepanjang 200 meter mereka bentangkan dari Gunung Hawu ke Tebing 125 Citatah, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat. Ini merupakan jalur terpanjang pertama di Indonesia.

Untuk mengikuti olahraga ekstrim ini tentu membutuhkan nyali ekstra dan kekuatan. Olahraga ini dilakukan di ketinggian dengan hanya mengandalkan seutas tali pipih dengan diameter dua sampai tiga centimeter. Berjalan di atasnya mesti berbekal kesabaran, keseimbangan, dan konsentrasi penuh.

Kegiatan ekstrim memacu adrenalin ini memanfaatkan kawasan konservasi sebagai lokasi  favorit para penggiat alam terbuka. Aktivitas ini juga menjadi alasan para pecinta lingkungan untuk lebih memerhatikan kelestarian bumi sebagai tempat tinggal dengan segala romantika di dalamnya.

Selengkapnya
Olahraga Ekstrim Highline
Foto: Adi Maulana Ibrahim|Katadata

Anggota pengiat olahraga ekstrim Pushing Panda memasang tali pemangan highline di Tebing Gunung Hawu, Karst Citatah, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat.

Olahraga Ekstrim Highline
Foto: Adi Maulana Ibrahim|Katadata

Anggota pengiat olahraga ekstrim Pushing Panda memasang tali pemangan highline di Tebing Gunung Hawu, Karst Citatah, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat.

Olahraga Ekstrim Highline
Foto: Adi Maulana Ibrahim|Katadata

Pabrik pengolahan batu kapur di Kawasan Tebing Gunung Hawu, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat.

Olahraga Ekstrim Highline
Foto: Adi Maulana Ibrahim|Katadata

Sejumlah penggiat olahraga ekstrim Pushing Panda berkumpul di Tebing Gunung Hawu, Karst Citatah, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat.

Olahraga Ekstrim Highline
Foto: Adi Maulana Ibrahim|Katadata

Penggiat olahraga ekstrim asal Ekuador melakukan aksi highline di Tebing Gunung Hawu, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat.

Olahraga Ekstrim Highline
Foto: Adi Maulana Ibrahim|Katadata

Penggiat olahraga ekstrim asal Ekuador terjatuh saat melakukan aksi highline di Tebing Gunung Hawu, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat.

Olahraga Ekstrim Highline
Foto: Adi Maulana Ibrahim|Katadata

Sejulah penggiat olahraga ekstrim Pushing Panda melakukan aksi highile di Tebing Gunung Hawu, Karst Citatah, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat.

Olahraga Ekstrim Highline
Foto: Adi Maulana Ibrahim|Katadata

Salah satu penggiat olahraga ekstrim Pushing Panda menjaga keseimbangan di atas tali di Tebing Gunung Hawu, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat.

Olahraga Ekstrim Highline
Foto: Adi Maulana Ibrahim|Katadata

Penggiat olahraga ekstrim asal Ekuador mempersiapkan pengaman sebelum melakukan aksi highline di Tebing Gunung Hawu, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat.

Olahraga Ekstrim Highline
Foto: Adi Maulana Ibrahim|Katadata

Dadeng, menjaga keseimbangan di atas tali saat melakukan aksi highline di Tebing Gunung Hawu, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat.

Olahraga Ekstrim Highline
Foto: Adi Maulana Ibrahim|Katadata

Dadeng, menjaga keseimbangan di atas tali saat melakukan aksi highline di Tebing Gunung Hawu, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat.

Olahraga Ekstrim Highline
Foto: Adi Maulana Ibrahim|Katadata

Dadeng, menjaga keseimbangan di atas tali saat melakukan aksi highline di Tebing Gunung Hawu, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat.