[Foto] Penggunaan Data Desil Pada Rencana Pengetatan Pembelian BBM Subsidi
Pemerintah melalui Kementerian Keuangan bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tengah mengkaji skema pengetatan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite.
Mekanisme pembatasan yang dilakukan berdasarkan kendaraan atau kelompok desil (kesejahteraan) pemiliknya yakni bagi masyarakat kaya atau status desil 9 dan 10.
Desil adalah pembagian kelompok kesejahteraan dari urutan 1 hingga 10 berdasarkan pemetaan Badan Pusat Statistik (BPS) dan verifikasi Kementerian Sosial.
Desil 1 menunjukkan kondisi paling rentan, sedangkan desil 10 menggambarkan kelompok paling sejahtera. Desil digunakan sebagai salah satu acuan penentuan penerima bansos, tetapi bukan satu-satunya faktor.
Adapun penurunan volume subsidi menjadi salah satu faktor dari kebijakan pemerintah dalam mengendalikan penyaluran subsidi BBM. Pemerintah melakukan pengendalian tersebut untuk mengupayakan subsidi lebih tepat sasaran.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan skema baru ini ditargetkan dapat diterapkan tahun ini dengan sasaran utama kebijakan tersebut adalah masyarakat kelompok atas yang dinilai memiliki kemampuan untuk membeli BBM nonsubsidi.
Katadata/Fauza Syahputra
Pengendara sepeda motor mengantre untuk mengisi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Pertamina, kawasan Kuningan, Jakarta Rabu (19/8/2026). Pemerintah tengah mengkaji skema pengetatan penyaluran BBM bersubsidi jenis Pertalite dengan mekanisme berdasarkan kendaraan atau kelompok desil (kesejahteraan ekonomi) yakni bagi masyarakat kaya atau status desil 9 dan 10.
Katadata/Fauza Syahputra
Pengendara sepeda motor mengantre untuk mengisi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Pertamina, kawasan Kuningan, Jakarta Rabu (19/8/2026). Pemerintah tengah mengkaji skema pengetatan penyaluran BBM bersubsidi jenis Pertalite dengan mekanisme berdasarkan kendaraan atau kelompok desil (kesejahteraan ekonomi) yakni bagi masyarakat kaya atau status desil 9 dan 10.
Katadata/Fauza Syahputra
Petugas mewawancarai warga untuk melakukan pendataan pada program Sensus Ekonomi 2026 di kawasan Cilandak Timur, Jakarta, Rabu (19/8/2026). Pemerintah tengah mengkaji skema pengetatan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite dengan mekanisme berdasarkan kendaraan atau kelompok desil (kesejahteraan ekonomi) yakni bagi masyarakat kaya atau status desil 9 dan 10.
Katadata/Fauza Syahputra
Petugas mewawancarai warga untuk melakukan pendataan pada program Sensus Ekonomi 2026 di kawasan Cilandak Timur, Jakarta, Rabu (19/8/2026). Pemerintah tengah mengkaji skema pengetatan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite dengan mekanisme berdasarkan kendaraan atau kelompok desil (kesejahteraan ekonomi) yakni bagi masyarakat kaya atau status desil 9 dan 10.
Katadata/Fauza Syahputra
Petugas mewawancarai warga untuk melakukan pendataan pada program Sensus Ekonomi 2026 di kawasan Cilandak Timur, Jakarta, Rabu (19/8/2026). Pemerintah tengah mengkaji skema pengetatan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite dengan mekanisme berdasarkan kendaraan atau kelompok desil (kesejahteraan ekonomi) yakni bagi masyarakat kaya atau status desil 9 dan 10.
Katadata/Fauza Syahputra
Warga beraktivitas di pemukiman padat bantaran rel kereta kawasan Pejompongan, Jakarta, Rabu (19/8/2026). Pemerintah tengah mengkaji skema pengetatan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite dengan mekanisme berdasarkan kendaraan atau kelompok desil (kesejahteraan ekonomi) yakni bagi masyarakat kaya atau status desil 9 dan 10.
Katadata/Fauza Syahputra
Pengendara menunggu kereta melintas di kawasan Pejompongan, Jakarta, Rabu (19/8/2026). Pemerintah tengah mengkaji skema pengetatan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite dengan mekanisme berdasarkan kendaraan atau kelompok desil (kesejahteraan ekonomi) yakni bagi masyarakat kaya atau status desil 9 dan 10.
Katadata/Fauza Syahputra
Warga dan pengendara sepeda motor melintas di perlintasan kereta kawasan Pejompongan, Jakarta, Rabu (19/8/2026). Pemerintah tengah mengkaji skema pengetatan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite dengan mekanisme berdasarkan kendaraan atau kelompok desil (kesejahteraan ekonomi) yakni bagi masyarakat kaya atau status desil 9 dan 10.
Katadata/Fauza Syahputra
Pekerja beraktivitas di kawasan Kuningan, Jakarta, Rabu (19/8/2026). Pemerintah tengah mengkaji skema pengetatan penyaluran BBM bersubsidi jenis Pertalite dengan mekanisme berdasarkan kendaraan atau kelompok desil (kesejahteraan ekonomi) yakni bagi masyarakat kaya atau status desil 9 dan 10.
Katadata/Fauza Syahputra
Pekerja beraktivitas di kawasan Kuningan, Jakarta, Rabu (19/8/2026). Pemerintah tengah mengkaji skema pengetatan penyaluran BBM bersubsidi jenis Pertalite dengan mekanisme berdasarkan kendaraan atau kelompok desil (kesejahteraan ekonomi) yakni bagi masyarakat kaya atau status desil 9 dan 10.
Katadata/Fauza Syahputra
Pekerja beraktivitas di kawasan Kuningan, Jakarta, Rabu (19/8/2026). Pemerintah tengah mengkaji skema pengetatan penyaluran BBM bersubsidi jenis Pertalite dengan mekanisme berdasarkan kendaraan atau kelompok desil (kesejahteraan ekonomi) yakni bagi masyarakat kaya atau status desil 9 dan 10.