4 Orang Diduga Terinfeksi Setelah Kontak Dekat dengan 2 Pasien Corona

Total ada 25 orang yang diyakini telah melakukan kontak dekat dengan dua pasien positif corona pada sebuah acara dansa.
Dimas Jarot Bayu
6 Maret 2020, 16:28
virus corona, suspect corona, pasien positif corona
ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga
Pekerja rumah sakit menggunakan masker di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta. Pemerintah menelusuri 25 orang yang diduga melakukan kontak dekat dengan dua pasien yang positif corona pada acara dansa 14-15 Februari 2020.

Pemerintah telah menelusuri 25 orang yang diduga melakukan kontak dekat dengan dua pasien positif virus corona Covid-19. Mereka merupakan peserta acara dansa yang sempat didatangi oleh pasien penderita Covid-19 di Jakarta pada Jumat (14/2) dan Sabtu (15/2).

“Ini adalah bagian yang kita duga keras memiliki kontak dekat dengan kasus nomor 1,” kata juru bicara pemerintah terkait penanganan virus corona, Achmad Yurianto di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (6/3).

Dari 25 orang tersebut, Yurianto menyebut tidak semua diperiksa kesehatannya. Hanya orang-orang yang melakukan kontak langsung dengan pasien penderita Covid-19 yang diperiksa kesehatannya.

Adapun, Yurianto menyebut ada empat orang yang diduga (suspect) telah terinfeksi Covid-19 dari 25 orang tersebut. Sebab, mereka diketahui mengalami gejala influenza tingkat sedang, seperti batuk, pilek, dan demam.

Advertisement

(Baca: Tiga WNI Awak Diamond Princess Telah Sembuh dari Virus Corona)

Gejala tersebut serupa dengan yang dialami penderita Covid-19. “Kemudian kami tracing bahwa influenza setelah kontak dengan kasus 1 dan kasus 2,” kata Yurianto.

Menurut Yurianto, empat suspect Covid-19 di klaster Jakarta telah diisolasi. Mereka juga telah diperiksa sampelnya di laboratorium. Hasil pemeriksaan diharapkan sudah ada pada Jumat (6/3) sore. “Karena sudah diambil spesimennya bersamaan dengan hasil kasus 1 dan 2,” kata Yurianto.

Lebih lanjut, pemerintah juga menelusuri pihak-pihak yang melakukan kontak dekat dengan 25 orang tersebut. Penelusuran ini dilakukan karena pemerintah khawatir akan ada subklaster baru dari Covid-19 di Jakarta.

Dari penelusuran tersebut, ada sepuluh orang yang telah meminta untuk diperiksakan kesehatannya. “Sepintas mereka tidak ada keluhan, tapi sudah janjian ketemu dan akan dieksplorasi lebih jelas lagi (kondisi kesehatannya),” kata Yurianto.

(Baca: Dampak Corona, Perundingan Dagang Indonesia-Uni Eropa Batal Digelar)

Sekadar informasi, pemerintah sebelumnya telah menyatakan ada dua kasus pasien positif Covid-19 di Indonesia. Kedua kasus tersebut merupakan warga Depok, Jawa Barat berusia 64 tahun dan 31 tahun.

Mereka terjangkit wabah tersebut setelah melakukan kontak dekat dengan warga negara Jepang berusia 41 tahun. Adapun, warga negara Jepang tersebut diketahui terdeteksi positif virus corona ketika berada di Malaysia. 

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengatakan, kedua WNI tersebut saat ini sudah diisolasi di Rumah Sakit Penyakit Infeksi Sulianti Saroso. "Proses isolasi 14 hari," ujar Terawan.

(Baca: 13 Orang Diduga Terjangkit Virus Corona di Indonesia)

Reporter: Dimas Jarot Bayu
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait