Investasi Saham Asabri & Jiwasraya Mirip, Mahfud MD: Simpulkan Sendiri

Asabri dan Jiwasraya sama-sama memiliki saham pada perusahaan milik Benny Tjokro dan Heru Hidayat yang menjadi tersangka dugaan korupsi Jiwasraya.
Dimas Jarot Bayu
Oleh Dimas Jarot Bayu
17 Januari 2020, 09:03
mahfud md, asabri, asuransi jiwasraya, investasi, benny tjokro, heru hidayat, korupsi jiwasraya,
Adi Maulana Ibrahim|Katadata
Petugas melayani nasabah asuransi di PT. Asabri (Persero), Jalan Mayjen Sutoyo, Jakarta Timur, Kamis (16/1/2020). Menko Polhukam Mahfud MD enggan menarik kesimpulan terkait miripnya penempatan investasi Asabri dan Jiwasraya.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD membenarkan bahwa ada kesamaan penempatan investasi oleh dua perusahaan asuransi pelat merah, Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia atau Asabri dan Asuransi Jiwasraya.

Mahfud mengatakan bahwa Asabri dan Jiwasraya sama-sama berinvestasi saham di perusahaan milik Benny Tjokrosaputro dan Heru Hidayat. “Ternyata sama kan,” kata Mahfud di kantornya, Jakarta, Kamis (16/1). 

Seperti diketahui Komisaris PT Hanson International Tbk Benny dan Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera Tbk Heru Hidayat saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi Jiwasraya.

Berdasarkan data Stockbit, Asabri memiliki saham Hanson sebesar 5,4%. Selain itu Asabri juga tercatat memiliki saham di Inti Agri Resources Tbk (IIKP) dan Trada Alam Minera Tbk (TRAM) yang berhubungan dengan Heru, masing-masing sebesar 5,44% dan 5,04%.

(Baca: Mahfud dan Erick Thohir Dukung Polisi Usut Dugaan Korupsi Asabri)

Meski demikian, Mahfud enggan mengambil kesimpulan atas kesamaan penempatan saham ASABRI dan Jiwasraya di perusahaan milik Benny Tjokro serta Heru Hidayat.

Dia meminta publik menafsirkan sendiri terkait persoalan tersebut. “Anda simpulkan sendiri. Saya enggak menyimpulkan apa-apa,” kata Mahfud.

Mahfud lantas menyerahkan sepenuhnya proses hukum terkait dugaan korupsi di ASABRI kepada polisi yang saat ini tengah melakukan penyelidikan terkait perkara tersebut.

Menurut Mahfud, polisi memulai penyelidikan terkait kasus korupsi ASABRI karena anggotanya turut menjadi korban. Pasalnya, ada sekitar 600 ribu anggota Polri yang menjadi peserta dana pensiun di ASABRI.

“Sekarang masih diperiksa polisi dan polisi memang merasa bertanggung jawab secara moral atas itu,” kata Mahfud.

(Baca: Asabri Bantah Ada Korupsi, Luhut: Akan Terlihat di Hasil Audit )

Reporter: Dimas Jarot Bayu

Video Pilihan

Artikel Terkait