Jokowi Bakal Kembali Bentuk KEIN pada Periode Kedua Pemerintahannya

Jumlah anggota KEIN juga akan ditambah agar dapat memberi rekomendasi yang lebih lengkap kepada Presiden.
Dimas Jarot Bayu
Oleh Dimas Jarot Bayu
18 Oktober 2019, 13:24
kein, komite ekonomi dan industri nasional, jokowi, kein dibentuk kembali,
ANTARA FOTO/ADITYA PRADANA PUTRA
Presiden Joko Widodo akan kembali membentuk KEIN di periode keduanya memimpin Indonesia. Jumlah anggota KEIN rencananya juga akan ditambah agar bisa memberikan masukan lebih lengkap dan menyeluruh.

Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) bakal berakhir seiring selesainya pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di periode pertama. Namun, Presiden Jokowi berencana akan membentuk kembali KEIN pada masa pemerintahan periode keduanya.

Hal ini sebagaimana usulan dari para anggota KEIN saat bertemu Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (18/10). Atas usulan tersebut, Jokowi mengisyaratkan adanya pembentukan KEIN kembali.

“Jadi KEIN ini ada lagi. Terserah mau ganti nama atau apa, tapi lembaga ini tetap ada,” kata anggota KEIN yang juga Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Hariyadi Sukamdani.

Menurut Hariyadi, keberadaan KEIN penting untuk memberi masukan kepada Presiden, terlebih di bidang ekonomi dan industri. Hal senada disampaikan anggota KEIN lainnya yang juga pemilik grup Garuda Food, Sudhamek Agoeng Waspodo Soenjoto.

(Baca: Usai Kunjungi Istana, Erick Thohir Sebut Cocok Jabat di KSP atau KEIN)

“Rekomendasi-rekomendasi KEIN banyak yang disampaikan, banyak dilaksanakan, walaupun kemudian hambatan di lapangan memang luar biasa,” kata Sudhamek.

Adapun, Sudhamek menyebut tugas dan fungsi KEIN akan tetap sama ke depannya. Hanya saja, Jokowi bakal menambah jumlah anggota KEIN di periode keduanya.

Pasalnya, jumlah anggota KEIN yang sebanyk 20 orang dinilai terlalu sedikit. Di Tiongkok saja, jumlah anggota lembaga serupa KEIN bisa mencapai seribu orang. “Kalau diperluas, representativitasnya akan jadi lebih luas lagi. Itu masukannya lebih lengkap lagi,” kata Sudhamek.

(Baca: KEIN Sebut Impor Pakaian Bekas Dapat Mematikan Industri Tekstil)

Meski demikian, Sudhamek belum tahu siapa sosok yang bakal mengisi KEIN di pemerintahan Jokowi periode kedua. Sudhamek mengatakan, hal tersebut tak dibicarakan saat bertemu dengan Jokowi. “Pak Jokowi belum bicara siapa-siapa yang akan melanjutkan di KEIN,” kata Sudhamek.

Untuk diketahui, KEIN dibentuk Jokowi pada 19 Januari 2016. Pembentukan KEIN berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 8 Tahun 2016. Lembaga non-kementerian ini dipimpin oleh Soetrisno Bachir. Adapun, Wakil Ketua KEIN dijabat oleh Arif Budimanta dan Sekretaris KEIN dijabat oleh Putri Wardani.

(Baca: Komite Ekonomi Harap Polemik UU KPK Tak Ganggu Bisnis dan Investasi)

Reporter: Dimas Jarot Bayu

Video Pilihan

Artikel Terkait