Penambahan Kasus Positif Corona di Jakarta Melambat Berkat Aturan PSBB

PSBB di Jakarta berjalan dengan baik, Pemprov DKI Jakarta pun menindak perusahaan yang melanggar aturan.
Dimas Jarot Bayu
27 April 2020, 15:32
gugus tugas covid 19, doni monardo, virus corona, jakarta, psbb
ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/foc.
Suasana kawasan perkantoran Sudirman, Jakarta yang sepi, Minggu (26/4/2020). Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mengklaim tingkat penyebaran virus corona di Jakarta melambat setelah PSBB diterapkan.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mengklaim penyebaran virus corona di wilayah DKI Jakarta melambat. Ketua Pelaksana Gugus Tugas Doni Monardo mengatakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta berjalan baik sehingga mampu memperlambat penyebaran pandemi.

"Khusus DKI, perkembangan terakhir kasus positif telah mengalami perlambatan sangat pesat. Kurva penyebaran corona di Jakarta telah melandai," kata Doni melalui video conference, Senin (27/4). Jadi, imbauan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta agar masyarakat mematuhi PSBB sudah tepat.

Tak hanya itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah melakukan penegakan hukum terhadap sejumlah industri dan perkantoran yang melanggar PSBB. Doni mengatakan, ada 543 perusahaan yang melanggar aturan PSBB di Jakarta.

(Baca: PSBB Belum Optimal, Pemerintah Akan Terapkan Sanksi Tegas Mulai 7 Mei)

Advertisement

Dari jumlah tersebut, ada 76 perusahaan yang telah disegel sementara waktu karena bukan sektor yang dibolehkan beroperasi saat PSBB. Sementara sisanya diberikan peringatan dan teguran.

"Mudah-mudahan langkah tegas yang dilakukan oleh Gugus Tugas Provinsi DKI dapat memberikan efek yang positif bagi semakin berkurangnya kasus positif corona di Jakarta," kata Doni.

Berdasarkan data Pemprov DKI, ada 3.832 orang yang saat ini terjangkit corona di Jakarta hingga 27 April 2020. Dari jumlah tersebut, 1.950 orang dirawat di rumah sakit.

Sebanyak 1.169 orang melakukan isolasi mandiri. Ada 338 orang telah dinyatakan sembuh dan 338 orang meninggal dunia akibat corona.

(Baca: Mahfud MD: Larangan Mudik Berlaku di Seluruh Wilayah Indonesia)

Jumlah orang dalam pemantauan yang ada di Jakarta sebanyak 6.085 orang. Dari jumlah tersebut, 5.898 orang telah selesai dipantau dan 187 lainnya masih dalam proses.

Sementara, ada 5.304 orang masuk kategori pasien dalam pengawasan (PDP). Secara rinci, 903 PDP masih dirawat hingga saat ini. Sedangkan 4.401 orang telah dinyatakan sehat dan pulang dari rumah sakit.

Reporter: Dimas Jarot Bayu
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait