Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 4 Buka Akhir Juli, Kuota 500 Ribu

Pendaftaran kartu prakerja gelombang 4 akan diprioritaskan untuk pekerja dan pelaku UMKM terdampak covid-19 dalam whitelist Kemenaker.
Image title
13 Juli 2020, 20:55
kartu prakerja gelombang 4 akhir juli,
ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/wsj.
Warga mencari informasi tentang pendaftaran program Kartu Prakerja. Pendaftaran Kartu Prakerja gelombang keempat akan dibuka akhir bulan Juli 2020 dengan kuota sebanyak 500 ribu peserta.

Pemerintah akan membuka pendaftaran kartu prakerja gelombang 4 pada akhir Juli 2020, dengan jumlah kuota sebanyak 500 ribu peserta atau meningkat dari kuota gelombang sebelumnya sebanyak 300 ribu orang.

"Kami berharap batch 4 dapat segera dibuka akhir Juli mudah-mudahan dengan kuota sampai 500 ribu orang peserta," kata Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono Moegiarso di kantornya, Jakarta, Senin (13/7).

Dia menjelaskan bahwa pendafatara kartu prakerja gelombang 4 akan diprioritaskan untuk pekerja yang terdampak pandemi Covid-19 sesuai data whitelist  Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) yang dikumpulkan bersama BPJS Ketenagakerjaan.

Nantinya pendaftaran gelombang 4 kartu prakerja akan dibuka setelah Manajemen Pelaksana memperoleh hasil verifikasi pembayaran lembaga pelatihan untuk pelaksanaan gelombang 1 hingga gelombang 3.

Advertisement

 

(Baca: Palsukan Identitas, Peserta Kartu Prakerja Dapat Dituntut Ganti Rugi)

"Pembayaran kepada lembaga pelatihan oleh BPKP saat ini sedang berjalan," ujar Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Kreatif, Kewirausahaan, dan Daya Saing Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, Kemenko Perekonomian Rudy Salahuddin.

Sementara itu Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas, Kementerian Ketenagakerjaan, Bambang Satrio Lelono mengungkapkan bahwa ada sekitar 3 juta pekerja dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terdampak covid-19 yang masuk dalam data whitelist Kemenaker dan BPJS Ketenagakerjaan.

Dari jumlah 3 juta tersebut, ada 1,7 juta data yang sudah lengkap. "Datanya komplit by name dan by address. Selebihnya masih diverifikasi ulang," ujar dia.

Selanjutnya, komite juga mengharapkan agar pelatihan luar jaringan dapat segera dibuka pada pertengahan Agustus 2020. Pelatihan secara fisik tersebut hanya dilakukan pada daerah zona hijau sesuai ketentuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 setempat dan harus memperhatikan sejumlah protokol kesehatan dan jaga jarak fisik.

(Baca: Survei TNP2K: 96% Peserta Menilai Kartu Prakerja Berguna)

Sebagaimana diketahui, pemerintah memperbaiki tata kelola Program Kartu Prakerja dengan menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 76 Tahun 2020. Perpres yang ditandatangani Presiden Joko Widodo pada 7 Juli 2020 ini mengatur beberapa perubahan ketentuan yang sebelumnya ada dalam Perpres 36/2020.

Revisi Perpres dilakukan setelah mendengarkan masukan para pemangku kepentingan dan hasil evaluasi yang dilakukan oleh Komite Cipta Kerja. Perpres hasil revisi ingin memastikan bahwa Kartu Prakerja tepat sasaran dan tepat guna.

Dengan adanya Perpres ini, pelaksanaan program kartu prakerja diharapkan dapat berjalan dengan lancar pada gelombang-gelombang selanjutnya.

(Baca: Jokowi Teken Perpres Baru, Penerima Kartu Prakerja Palsu Bisa Dipidana)

Reporter: Rizky Alika
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait