Ketua Satgas Doni Monardo Umumkan Positif Tertular Covid-19

Doni tertular setelah selama sepekan terakhir memimpin penanggulangan bencana gempa bumi Sulawesi Barat dan banjir Kalimantan Selatan.
Image title
23 Januari 2021, 09:56
doni monardo, satgas covid 19, virus corona, covid 19
ANTARA FOTO/Novrian Arbi/wsj.
Kepala BNPB Doni Monardo berjalan saat meninjau lokasi tanah longsor di Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Minggu (10/1/2021). Kunjungan tersebut guna memetakan kondisi pascalongsor serta memastikan keselamatan warga dan petugas terhadap perkiraan pergerakan tanah dan longsor susulan ketika kondisi hujan.

Pantau Data dan Informasi terbaru Covid-19 di Indonesia pada microsite Katadata ini.

Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengumumkan bahwa dirinya positif tertular virus corona. Hal ini menyusul aktivitas padat dalam sepekan terakhir memimpin penanggulangan bencana gempa bumi Sulawesi Barat dan banjir Kalimantan Selatan.

Doni yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB), baru kembali dari Mamuju, Sulbar, Jumat (22/1) sore, mengatakan bahwa dirinya selama ini begitu disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan 3M dengan selalu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

“Dari hasil tes PCR tadi malam, pagi ini mendapatkan hasil positif Covid-19 dengan CT Value 25. Saya sama sekali tidak merasakan gejala apapun dan pagi ini tetap beraktivitas normal dengan olahraga ringan berjalan kaki 8 kilometer,” tutur Doni dalam siaran pers, Sabtu (23/12).

Kini Doni tengah melakukan isolasi mandiri sambil terus memantau perkembangan penanganan Covid-19 dan penanganan bencana di berbagai daerah.

Pada Jumat sore, Doni dan seluruh staf yang mendampinginya selama kunjungan kerja di Sulbar dan Kalimantan Barat juga menjalani tes PCR. Hasilnya, salah satu stafnya juga dinyatakan positif.

“Covid-19 ini begitu dekat di sekitar kita. Selama ini saya berusaha sekuat tenaga patuh dan disiplin menjalan protokol kesehatan dan tetap bisa tertular. Dengan kejadian ini saya meminta masyarakat agar jangan kendor dalam memakai masker, menjaga jarak dan jauhi kerumunan, serta rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir,” tuturnya.

Egy Massadiah, Tenaga Ahli BNPB yang juga staf khusus Doni Monardo, mendapatkan hasil tes PCR-nya negatif. Dia mengatakan selalu berada didekat Doni dalam seminggu terakhir, termasuk selalu satu mobil ketika aktivitas penanganan bencana di Mamuju, Majene dan Banjarmasin.

Menurut Egy, Doni telah berada di Mamuju pada Jumat Sore (15/1/2021) kurang dari 12 jam dari saat gempa di Sulawesi Barat terjadi. Selanjutnya Kepala BNBP bergeser ke Banjarmasin pada Minggu (17/1) dan kembali ke Mamuju pada Selasa pagi sebelum kembali ke Jakarta, kemarin.

Pandemi Covid-19 di Indonesia Belum Terkendali

Berdasarkan perkembangan kasus baru harian, pandemi Covid-19 di Indonesia masih belum terkendali seiring dengan tingkat positif (positivity rate) yang jauh di atas standar yang ditetapkan Badan Kesehatan Dunia (WHO) sebesar 5%.

Kemarin, Jumat (22/1), Kementerian Kesehatan mencatat kasus baru Covid-19 pada Jumat (22/1) bertambah 13.632. Sehingga total orang yang terinfeksi virus corona mencapai 965.283. Penemuan kasus tersebut berasal dari jumlah tes yang mencapai 51.764. Jumlah tes itu melesat lebih tinggi dari dua hari terakhir yang berada di kisaran 43.000.

Meski jumlah tes meningkat cukup tajam, tingkat positif yang mengindikasi laju penularan virus corona masih cukup tinggi. Pada Jumat (22/1), tingkat positif di Indonesia sebesar 26,33%. Bahkan tingkat positif Covid-19 sempat menembus angka 30%.

Masyarakat dapat mencegah penyebaran virus corona dengan menerapkan 3M, yaitu: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak sekaligus menjauhi kerumunan. Klik di sini untuk info selengkapnya.
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #cucitangan

Video Pilihan

Artikel Terkait