Pertamina Targetkan Pengeboran Sumur Eksplorasi TDE C-1X Rampung Juli

Pertamina Hulu Mahakam menggelontorkan dana lebih dari Rp 500 miliar untuk mengebor sumur TDE C-1X hingga ke kedalaman 5.589 meter.
Image title
5 Mei 2021, 18:36
pertamina, sumur TDE C-1X,
Arief Kamaludin|KATADATA
Berdasarkan perkiraan, Blok Mahakam masih menyisakan cadangangan 57 juta barel minyak (Million Barel Oil/MMBO), 45 juta barel kondensat, dan 4,9 triliun standar kaki kubik (Triliun Standard Cubic Feet/TSCF).

Pertamina Hulu Mahakam (PHM) menargetkan pengeboran sumur eksplorasi TDE C-1X di utara Lapangan Tunu, lepas pantai Delta Mahakam, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur dapat rampung dalam tiga bulan. Proses tajak sumur telah dilakukan sejak 10 April lalu.

General Manager PHM, Agus Amperianto mengatakan persiapan pengeboran dilakukan cukup lama dan penuh kehati-hatian. Pasalnya sumur memiliki risiko dan tantangan operasi yang tinggi, karena berkarakter high pressure high temperature.

"Tiga bulan ke depan termasuk drill stem test (DST), diperkirakan selesai pada awal Juli 2021," ujarnya kepada Katadata.co.id, Rabu (5/5).

Menurut Agus, untuk mengebor sumur TDE C-1X, PHM setidaknya harus menggelontorkan dana sebesar U$ 35,6 juta atau sekitar Rp 513 miliar (kurs Rp 14.435 per dolar). Pasalnya sumur yang dibor memiliki kedalaman mencapai 5.589 meter.

Advertisement

Sumur TDE C-1X merupakan satu dari lima sumur eksplorasi di Regional 3 yang merupakan komitmen pasti pengeboran Pertamina Hulu Indonesia (PHI) selaku induk usaha. Ini merupakan usaha berkelanjutan untuk terus menemukan cadangan migas yang ekonomis demi memperpanjang usia Blok Mahakam.

Sumur ini juga merupakan play opener yang akan membuka potensi prospek eksplorasi sejenis di Blok Mahakam. Direktur Regional 3 Kalimantan, Chalid Said Salim, mengingatkan agar kegiatan pengeboran ini dapat menunjukkan aspek operational excellence dari Regional 3 dengan tetap mengutamakan keselamatan.

Untuk itu, penekanan aspek keselamatan (safety) akan selalu diperhatikan dalam melaksanakan pengeboran. Dalam operasi pemboran eksplorasi ini, PHM menggunakan rig Maera milik PT Apexindo Pratama Duta Tbk.

Tahun ini PHM menargetkan akan mengebor 73 sumur pengembangan dan 2 sumur eksplorasi, termasuk sumur eksplorasi TDE C-1X. Sementara target produksi minyak tahun ini sebesar 22.500 barel per hari (bopd) dan gas 485 juta kaki kubik per hari (mmscfd).

Berdasarkan data SKK Migas kuartal I 2021, realisasi lifting migas PHM di atas target. Untuk minyak realisasinya mencapai 28.317 bopd atau 128,7% dari target APBN. Sedangkan untuk gas realisasinya mencapai 535 mmscfd atau 130,4% dari target APBN.

Reporter: Verda Nano Setiawan
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait