PGN Mulai Garap Konstruksi Proyek Interkoneksi Pipa Gas Sumatera-Jabar

Image title
11 Mei 2021, 18:52
pipa gas, interkoneksi sumatera jawa barat,
Katadata | Arief Kamaludin
Ilustrasi pipa gas.

Perusahaan Gas Negara (PGN) memastikan pembangunan proyek strategis tetap berjalan menjelang lebaran Idul Fitri 1442 H. Salah satunya yakni pembangunan interkoneksi yang menghubungkan pipa gas transmisi South Sumatra West Java (SSWJ) ke pipa transmisi West Java Area (WJA).

Dalam proyek tersebut, PGN telah memulai proses pengerjaan rekayasa, pengadaan dan konstruksi atau EPCIC (Engineering, Procurement, Construction Installation, and Commissioning). Saat ini tengah berjalan pembangunan Metering and Regulating Station (M/RS) dan pipa 24 inci sepanjang 1,4 kilometer (km).

Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN Achmad Muchtasyar mengatakan interkoneksi pipa SSWJ-WJA akan memperkuat jaringan pipa PGN untuk pengaliran gas Pupuk Kujang Cikampek dan Pertamina RU VI Balongan.

"Proyek ini berpotensi menyalurkan pasokan gas ke Pupuk Kujang Cikampek sebesar 25 BBTUD dan RU Balongan sampai dengan 10 BBTUD,” kata dia dalam keterangan tertulis, Selasa (11/5).

Dengan integrasi Pipa SSWJ-WJA, gas bumi dari Lapangan Gas Sumbagtengsel (Sumatra bagian tengah dan selatan) yang dialirkan melalui Pipa SSJW I - Bojonegara - Cikande – Bitung akan terkoneksi dengan Stasiun Kompresor Gas (SKG) Pertagas yang tersambung dengan Pipa WJA.

Interkoneksi akan meningkatkan kapasitas penyaluran secara sistem terintegrasi dengan kapasitas penyaluran gas maksimal kurang lebih 165 BBTUD. Adapun pengerjaan interkoneksi pipa ini ditargetkan selesai pada triwulan IV 2021.

Selain meninjau proyek pembangunan Interkoneksi Pipa SSWJ-WJA, Achmad juga meninjau penyaluran gas eksisting di PLTGU Cilegon dan keandalan sistem penyaluran gas.

Simak databoks berikut:

Tinjauan tersebut menurut dia sebagai wujud kontribusi PGN dalam mendukung pelaksanaan Satgas Ramadhan Idul Fitri (RAFI) 2021 PT Pertamina Persero. PGN berkomitmen menjaga keamanan penyaluran gas bumi untuk pelanggan, termasuk juga keselamatan pekerja yang bertugas.

Di Jawa bagian barat, saat ini PGN melayani lebih dari 132.000 pelanggan rumah tangga, ±1.400 pelanggan komersial industri, dan ±840 pelanggan usaha kecil menengah (UKM). Gas bumi disalurkan melalui pipa distribusi sepanjang 3.087 KM yang tersebar di Banten, Jawa Barat, dan DKI Jakarta.

Dengan infrastruktur dan pasokan energi gas bumi yang andal, diharapkan bisa mendorong investasi di Jawa Barat, sehingga mendorong perekonomian masyarakat.

Adapun guna mendukung pemanfaatan gas bumi bagi masyarakat, PGN juga mengembangkan jaringan gas rumah tangga melalui program Gaskita Mandiri dengan target 50.000 pelanggan baru di wilayah Jabotabek, Cilegon, dan Karawang. Serta penugasan program Jargas dari pemerintah.

Secara total pelanggan PGN telah tersebar di lebih dari 60 kabupaten/kota di berbagai provinsi mulai dari Aceh, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Riau, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Utara hingga Papua Barat.

Total pipa gas bumi yang dibangun dan dioperasikan PGN saat ini mencapai lebih dari 10.688 kilometer. Panjang pipa tersebut setara dengan 96% infrastruktur pipa gas bumi hilir seluruh Indonesia.

Reporter: Verda Nano Setiawan
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait