SKK Migas Tak Tahu Soal Potensi Temuan Cadangan Migas Baru Pertamina

SKK Migas mengaku belum menerima laporan resmi dari Pertamina terkait temuan potensi cadangan migas hingga 204 juta barel yang diumumkan Menteri BUMN Erick Thohir.
Image title
28 September 2021, 13:11
pertamina, skk migas, cadangan migas,
KATADATA
Ilustrasi pengeboran minyak lepas pantai.

SKK Migas menyatakan tak tahu menahu terkait temuan potensi cadangan migas sebesar 204 juta barel oleh Pertamina, seperti yang diumumkan Menteri BUMN Erick Thohir beberapa waktu lalu. Pasalnya belum ada laporan resmi dari perusahaan migas pelat merah tersebut terkait hal tersebut.

Deputi Perencanaan SKK Migas Benny Lubiantara mengaku belum mendapat info detail dari Pertamina Hulu Energi (PHE). Terutama terkait dengan asal muasal, angka potensi dan di wilayah kerja mana cadangan migas ditemukan.

"Kalau cadangan biasanya nanti ada laporan cadangan akhir tahun. Ini mungkin potensi temuan migas, perlu penyamaan persepsi mengenai apa yang dimaksud dengan angka ini," kata dia kepada Katadata.co.id, Selasa (28/9).

Senada, Deputi Operasi SKK Migas Julius Wiratno juga menyebut tak mendapat info mengenai temuan potensi cadangan migas oleh Pertamina. Dia mengaku mengetahui temuan tersebut hanya melalui media. "Wah coba tanyakan langsung ke Pertamina yang mana saja tuh ya. Saya tahu dari media," katanya.

Seperti diketahui Menteri BUMN Erick Thohir sebelumnya mengklaim bahwa restrukturisasi Pertamina telah berbuah manis, salah satunya temuan potensi cadangan migas sebesar 204 juta barel. Temuan tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan produksi migas nasional.

Meski begitu, dia juga tak membeberkan secara rinci mengenai temuan tersebut. Erick berharap temuan ini dapat untuk diproduksikan.

"Di upstream itu laba Pertamina sampai Juni US$ 1 miliar dan yang penting ini, ada penemuan potensi cadangan migas 204 juta barel yang selama ini kita banyak terpikir turun. Ini ada potensi," ujar Erick dalam acara Talk Show secara virtual, Selasa (28/9).

Pengamat BUMN dari Universitas Indonesia, Toto Pranoto, menilai penemuan potensi sumber minyak dan gas baru yang mencapai 204,7 juta barel oleh Pertamina dapat menambah potensi lifting BUMN migas tersebut. Dengan demikian, target pemerintah dalam hal lifting sejumlah 1 juta barel per hari juga bisa terlaksana.

"Pertamina menemukan potensi cadangan minyak dan gas tentu merupakan berita yang baik. Apabila cadangan minyak dan gas baru itu cukup besar, maka hal tersebut bisa menambah potensi lifting Pertamina," kata Toto beberapa waktu lalu.

Reporter: Verda Nano Setiawan
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait