Anggota Brimob yang Gugur di Kiwirok Papua dapat Santunan Rp 450 Juta

Selain santunan risiko kematian khusus (SRKK) sebesar Rp 450 juta, ahli waris anggota TNI yang gugur di Kiwirok Papua juga mendapatkan beasiswa bagi yang memiliki anak.
Image title
2 Oktober 2021, 09:23
kiwirok, tni, brimob, papua, baku tembak
Katadata
Pasukan TNI-Polri di Distrik Kiwirok, Papua.

PT Asabri (Persero) menyerahkan Santunan Risiko Kematian Khusus (SRKK) kepada ahli waris dua anggota TNI yang gugur akibat serangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Kiwirok, Papua.

Ahli waris menerima manfaat sesuai dengan ketentuan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2020 di antaranya Santunan Risiko Kematian Khusus (SRKK) sebesar Rp 450 juta, Nilai Tunai Tabungan Asuransi (NTTA), dan Beasiswa bagi yang memiliki anak.

“Saya mewakili direksi dan seluruh karyawan PT Asabri (Persero) turut berduka sedalam-dalamnya atas gugurnya dua orang pejuang terbaik Indonesia beberapa waktu lalu,” kata Direktur Utama Asabri Wahyu Suparyono dalam keterangannya, Sabtu (2/10).

Praka (Anm) Ida Bagus Putu Suwarna gugur saat terjadi baku tembak antara KKB dengan Pasukan TNI-Polri yang pada waktu itu sedang mengamankan lokasi evakuasi jenazah suster Gabriella Maelani pada 21 September 2021 lalu.

Kemudian pada 26 September 2021, terjadi kontak senjata antara KKB di Mako Polres Kiwirok yang mengakibatkan gugurnya Bharatu (Anm) Muhammad Kurniadi Sutio yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Nemangkawi.

Penyerahan santunan dilakukan secara serentak kepada ahli waris di dua kota yaitu Pontianak dan Aceh. Santunan diserahkan oleh Kepala Cabang ASABRI di dua wilayah tersebut dan disaksikan secara daring oleh Dewan Komisaris serta Direksi PT Asabri (Persero), Jajaran Kodam IV/DIP, Kodam XII/TPR, Polda Aceh, Polres Tamiang, dan Direktur Bank Mantap.

Manfaat yang diterima oleh Praka (Anm) Ida Bagus Ketut Suwarna diserahkan kepada ayah Ida Bagus Ketut Sutelsa berupa SRKK sebesar Rp 450 juta dan NTTA sebesar Rp 3,34 juta. Manfaat asuransi tersebut diserahkan oleh Kepala Cabang Asabri Pontianak Tanjung.

Selanjutnya, manfaat yang diterima oleh Bharatu (Anm) Muhammad Kurniadi Sutio diserahkan kepada ayah almarhum Zakirsyah berupa SRKK sebesar Rp 450 juta dan NTTA sebesar Rp 1,3 juta yang diserahkan oleh Kepala Kantor Cabang Asabri Loksumawe Hari.

Komisaris independen Asabri Komjen Pol (Purn) Aridono Sukmanto menabahkan, Asabri berkomitmen untuk terus berusaha meningkatkan kualitas pelayanan dalam melaksanakan seluruh kewajibannya kepada peserta.

Reporter: Antara
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait