SKK Migas Pastikan Jadwal Onstream 12 Proyek Hulu Migas Tak Tertunda

Dengan visit ke lapangan SKK Migas dapat mengetahui kendala yang terjadi di lapangan dan segera mencari solusi agar jadwal onstream atau produksi tidak molor.
Image title
25 Januari 2022, 13:04
skk migas, hulu migas, produksi migas, onstream
ANTARA FOTO/M Ibnu Chazar
Petugas memeriksa pengoperasian Rig (alat pengebor) elektrik D-1500E di Daerah operasi pengeboran sumur JST-A2 Pertamina EP Asset 3, Desa kalentambo, Pusakanagara, Subang, Jawa Barat, Selasa (4/2/2020).

SKK Migas memastikan sebanyak 12 proyek hulu migas pada tahun ini dapat onstream atau berproduksi tepat waktu. Pasalnya, 12 proyek ini akan berkontribusi terhadap peningkatan produksi minyak sebesar 19 ribu barel per hari (BPH) dan produksi gas 567 juta standar kaki kubik per hari (mmscfd).

Deputi Operasi SKK Migas Julius Wiratno mengatakan pihaknya akan terus melakukan pengawasan dan pengendalian agar proyek ini dapat berjalan sebagaimana mestinya. Regulator di sektor hulu ini pun akan lebih intens dan memfasilitasi para KKKS jika mengalami kendala dalam pengelolaan proyek.

"Dari monitoring meeting reguler dan visit lapangan, kami dapat langsung tahu permasalahan yang terjadi dan segera dicarikan solusi," kata Julius kepada Katadata.co.id, Selasa (25/1).

Lebih lanjut, Julius selalu menekankan agar KKKS dapat menerapkan kaidah-kaidah dan norma-norma manajemen proyek yang baik, sehingga keterlambatan jadwal operasi proyek dapat dihindari.

Advertisement

Berdasarkan data SKK Migas, 12 proyek dengan total nilai investasi sebesar US$ 1,35 miliar rinciannya adalah dua proyek yang digarap oleh Medco E&P Natuna yaitu Lapangan Hiu Fase 2 dan Lapangan Belida Extension.

Lapangan Hiu Fase 2 direncanakan onstream pada Mei mendatang dengan kapasitas produksi gas 49 mmscfd. Sementara Lapangan Belida ditargetkan onstream pada Agustus dengan kapasitas produksi gas 40 mmscfd.

Kemudian proyek Tanjung Waterflood oleh Pertamina EP dengan kapasitas produksi 75 ribu barel air per hari (bwpd) yang ditargetkan onstream pada September 2022. Lalu, proyek OPL South Sembakung oleh JOB PMEPS dengan kapasitas produksi 30 mmscfd.

Tiga proyek milik Pertamina Hulu Mahakam (PHM) yakni Jumelai, North Sisi-North Nubi dan Bekapai 3. Ketiga proyek tersebut secara paralel akan onstream mulai Maret, Juni dan November tahun ini dengan total produksi 162 mmscfd.

Berikutnya, proyek Baru Gas Plant Modif to Tenayan PLN oleh EMP Bentu Ltd. Proyek ini ditargetkan beroperasi pada Maret dengan produksi 30 mmscfd. Lalu, Proyek YY (Lanjutan) oleh PHE ONWJ yang ditargetkan onstream Desember akhir tahun ini dengan produksi minyak sebesar 2000 bopd dan gas 1 mmscfd.

Selanjutnya proyek MDA-MBH dan MAC oleh Husky CNOOC Madura Ltd. Proyek ini secara paralel ditargetkan selesai antara bulan Mei, Juli, dan Oktober dengan produksi total 235 mmscfd.

Terakhir, proyek Bukit Tua Phase 2B oleh Petronas Carigali Ketapang II Ltd yang ditargetkan ontream pada Februari 2022 dengan kapasitas produksi 14 ribu bopd dan gas 30 mmscfd.

Sementara untuk tahun 2021 SKK Migas mencatat sebanyak 15 proyek telah rampung dikerjakan. Adapun capaian ini melampaui target 12 proyek yang direncanakan berlangsung pada tahun 2021. 15 proyek ini setidaknya menambah kapasitas produksi migas sebesar 18.468 bopd dan 746 mmscfd dengan total investasi mencapai US$ 1,57 miliar.

Reporter: Verda Nano Setiawan
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait