Buru Cadangan Migas Baru di Sumsel, Pertamina Bor Sumur SRT-1X

Image title
15 Maret 2022, 16:38
pertamina, pengeboran sumur eksplorasi, cadangan migas
/home/ubuntu/Pictures/antarafoto/cropping/production/original/ANT20190926167.jpg
Petugas memeriksa pipa pemisahan minyak, air dan gas di Stasiun Pengumpul Kenali Asam, Pertamina EP Field Jambi, Jambi, Kamis (26/9/2019).

Pertamina Hulu Energi (PHE) Jambi Merang melakukan pengeboran sumur eksplorasi SRT-1X di Desa Mendis Jaya, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, untuk mencari cadangan migas baru.

Pengeboran ini dimulai pada Senin (7/3), dengan menggunakan rig PDSI #42.3/N-1500E. Pengeboran diperkirakan membutuhkan waktu selama 62 hari. Pengeboran sumur eksplorasi SRT-1X merupakan pemenuhan komitmen kerja pasti PHE Jambi Merang.

General Manager Subholding Upstream Pertamina Regional Sumatera Zona 1, Ani Surakhman, sumur SRT-1X merupakan sumur eksplorasi ketiga yang dibor oleh Zona 1 tahun ini. Sebelumnya, PHE telah mengebor sumur eksplorasi di dua lokasi berbeda, yakni sumur CMA-001 di Field Pangkalan Susu dan Sumur SGET-001 di Field Jambi.

“Selain itu, kami juga telah mengebor lima sumur pengembangan, yaitu sumur SGC-031, SGC-032, KTT-045 dan SKB-002 di Field Jambi, serta sumur P-460 di Field Rantau,” kata Ani dalam keterangan tertulis, Selasa (15/3).

Ani menjelaskan, sumur eksplorasi berbeda dengan sumur pengembangan. Sumur eksplorasi bertujuan untuk menemukan cadangan migas baru, sedangkan sumur pengembangan dibor pada struktur yang telah terbukti cadangan migasnya dengan tujuan untuk meningkatkan produksi.

Melalui pengeboran sumur pengembangan, produksi migas di dalam negeri dapat terus meningkat. Upaya ini tentu dibarengi dengan meningkatkan kinerja operasi, mengoptimalkan lapangan produksi eksisting, melanjutkan program kerja eksplorasi, transformasi resources to production, serta memanfaatkan teknologi untuk implementasi enhanced oil recovery (EOR).

“Kami berkomitmen meningkatkan produksi migas Zona 1. Implementasi ini sejalan dengan semangat SUMATERA (SUstainable, MAssive, To grow, Efficient, Resilient, Aggressive),” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan SKK Migas Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel), Anggono Mahendrawan, menyampaikan bahwa SKK Migas dan KKKS akan terus melakukan upaya-upaya untuk meningkatkan produksi migas, khususnya di wilayah Sumbagsel.

“Saya mengapresiasi KKKS PHE Jambi Merang atas pelaksanaan pengeboran sumur eksplorasi SRT-1X, semoga berhasil menemukan cadangan migas baru sesuai dengan harapkan kita Bersama,” ujar Anggono

Anggono melanjutkan, pengerboran sumur tersebut dapat berkontribusi dalam upaya mencapai target produksi minyak 1 juta barel per hari dan gas bumi 12 miliar standar kaki kubik per hari pada 2030.

Untuk diketahui, Zona 1 Regional Sumatera Subholding Upstream Pertamina berupaya memenuhi target produksi migas tahun 2022 yang ditetapkan pemerintah, yaitu minyak 22.817 barel per hari (BOPD) dan gas 185 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD).

Target ini dicapai dengan rencana kerja sumur yaitu 27 sumur pengembangan, 3 sumur eksplorasi, 7 sumur workover, serta melakukan well services-well intervention sebanyak 934 sumur.

Berdasarkan data BP, cadangan minyak terbukti Indonesia sebesar 2,44 miliar barel pada 2020. Nilai itu turun 1,77% dari 2019 yang sebesar 2,48 miliar barel dan merupakan yang terendah selama ini seiring terus merosotnya cadangan minyak.

Bahkan, cadangan minyak Indonesia telah menyusut lebih dari 42% dalam satu dekade terakhir. Kondisi itu terjadi lantaran terus dilakukan pengeboran dari sumur-sumur minyak yang ada. Sementara, penemuan sumur-sumur minyak baru masih sangat terbatas. Simak databoks berikut:

Reporter: Muhamad Fajar Riyandanu
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait