AS Jatuhkan Sanksi kepada 27 Petinggi Gazprombank dan Stasiun TV Rusia

Sanksi terhadap Gazprombank sebelumnya dihindari karena berpotensi mengganggu pasokan gas dari Rusia ke Eropa.
Image title
9 Mei 2022, 08:23
rusia, ukraina, amerika serikat, sanksi, gazprombank
ANTARA FOTO/REUTERS/Bernadett Szabo/hp/sad.
Orang-orang ikut dalam demonstrasi mendukung Ukraina di tengah invasi Rusia, di Budapest, Hongaria, Sabtu (30/4/2022).

Amerika Serikat (AS) mengumumkan sanksi baru terhadap Rusia yang menyasar 27 orang eksekutif Gazprombank sebagai hukuman atas invasi negara tersebut ke Ukraina pada 24 Februari yang masih berlangsung hingga hari ini.

Selain itu AS juga menjatuhkan sanksi terhadap tiga stasiun televisi Rusia yang terafiliasi dengan pemerintah, dan melarang orang Amerika memberikan layanan akuntansi dan konsultasi kepada Rusia.

Sanksi ini menjadi upaya terbaru Amerika untuk meningkatkan tekanan pada Presiden Rusia Vladimir Putin setelah Presiden Joe Biden bertemu secara virtual dengan para pemimpin G7 dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy untuk membahas perang.

Langkah-langkah yang ditujukan kepada para eksekutif Gazprombank adalah yang pertama melibatkan eksportir gas raksasa Rusia karena AS dan sekutunya telah menghindari mengambil langkah-langkah yang dapat menyebabkan gangguan gas ke Eropa, pelanggan utama Rusia.

Advertisement

"Ini bukan pemblokiran penuh. Kami tidak membekukan aset Gazprombank atau melarang transaksi apa pun dengan Gazprombank. Kami ingin memberi isyarat bahwa Gazprombank bukanlah tempat yang aman untuk menciptakan efek yang mengerikan," kata seorang pejabat senior pemerintahan Biden, seperti dikutip dari Reuters pada Senin (9/5).

Delapan eksekutif dari Sberbank, yang memegang sepertiga aset perbankan Rusia, serta Moscow Industrial Bank dan 10 anak perusahaannya juga masuk dalam daftar sanksi terbaru ini. Simak databoks berikut:

Pembatasan kontrol ekspor baru juga diterapkan untuk secara langsung membatasi kemampuan Rusia membiayai perangnya di Ukraina, termasuk ekspor produk mesin industri, buldoser, produk kayu, motor, dan kipas angin. Uni Eropa juga membatasi ekspor bahan kimia Rusia yang berkontribusi langsung membiayai operasi militer Rusia.

Rusia menyebut invasinya ke Ukraina sebagai "operasi khusus" yang tidak dirancang untuk menduduki wilayah tetapi untuk menghancurkan kemampuan militer dan menangkap gerakan nasionalis berbahaya. Ukraina dan sekutunya mengatakan Rusia melancarkan perang tanpa alasan.

Limited Liability Company Promtekhnologiya, pembuat senjata Rusia juga dikenai sanksi, bersama dengan tujuh perusahaan pelayaran dan satu perusahaan derek laut. Gedung Putih juga mengatakan Komisi Pengaturan Nuklir akan menangguhkan lisensi untuk ekspor bahan nuklir khusus ke Rusia.

“Stasiun televisi yang terkena sanksi secara langsung atau tidak langsung dikendalikan oleh negara. Termasuk di antaranya Channel One Russia, Stasiun Televisi Russia-1, dan NTV Broadcasting Company,” kata pernyataan Gedung Putih.

Orang Amerika akan dilarang memberikan layanan akuntansi, kepercayaan dan pembentukan perusahaan, dan konsultasi manajemen kepada orang Rusia, meskipun memberikan layanan hukum masih diperbolehkan.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait