Pj Gubernur Babel Ridwan Djamaluddin Rangkap Jabatan Dirjen Minerba

Setelah dilantik sebagai Pejabat Gubernur Bangka Belitung, Ridwan Djamaluddin tak melepas jabatannya sebagai Direktur Jenderal Minerba Kementerian ESDM.
Image title
12 Mei 2022, 14:24
minerba, kementerian esdm, ridwan djamaluddin, pejabat gubernur
Kementerian Kordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi
Ridwan Djamaluddin akan merangkap jabatan sebagai Direktur Jenderal Minerba Kementerian ESDM setelah dilantik menjadi pejabat Gubernur Provinsi Bangka Belitung oleh Mendagri Tito Karnavian, Kamis (12/5).

Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Dirjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ridwan Djamaluddin, resmi dilantik menjadi pejabat Gubernur Provinsi Bangka Belitung pada Kamis (12/5).

Usai Ridwan dilantik menjadi kepala daerah, posisi jabatan Dirjen Minerba tak otomatis ia tanggalkan. Kemungkinan besar Ridwan akan tetap menjabat sebagai Dirjen Minerba. “Sepertinya (jabatannya) dirangkap,” kata Staf Khusus Menteri ESDM, Irwandy Arif kepada Katadata.co.id, Kamis (12/5).

Hal ini juga dipertegas karena hingga detik ini belum ada pembicaraan di lingkup pemerintah soal siapa yang akan menggantikan Ridwan di posisi Dirjen Minerba. “Betul (belum ada pembahasan soal sosok pengganti Ridwan),” sambung Irwandy.

Sebelum menjadi Dirjen Minerba, Ridwan pernah menjabat sebagai Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi pada periode 2015-2020, di bawah Luhut Binsar Pandjaitan.

Advertisement

Ridwan juga sempat menjabat sebagai Deputi Teknologi Pengembangan Sumber Daya Alam Badan Penerapan dan Pengkajian Teknologi (BPPT). Pada Agustus 2020, Menteri ESDM Arifin Tasrif melantik Ridwan sebagai Dirjen Minerba menggantikan Bambang Gatot Ariyono yang telah pensiun sejak Mei 2020.

Berdasarkan laman Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) oleh KPK, Ridwan memiliki total harta kekayaan sebanyak Rp 9,5 miliar untuk tahun periode 2020 yang terdiri dari tanah dan bangunan Rp 3,2 miliar, transportasi Rp 565 juta, harta bergerak lainnya Rp 1,4 miliar, surat berharga Rp 1,4 miliar, kas Rp 3,4 miliar, dan utang Rp 570 juta.

Ridwan diketahui telah mengenyam pendidikan S1 di Institut Teknologi Bandung jurusan Geologi tahun lulus 1989. Kemudian, dia melanjutan pendidikan pada program Master of Science di International Institute for Aerospace and Earth Sciences, Enschede, The Netherlands pada tahun 1993.

Dia juga telah berhasil meraih gelar Doctor of Philosophy pada Geology/ Earth Science dari Texas A&M University pada tahun 1999.

Reporter: Muhamad Fajar Riyandanu
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait