Produksi Migas Pertamina Hingga Mei Naik 8%, Capai 966 mboepd

Untuk meningkatkan ketahanan energi, Pertamina harus menjaga kinerja hulu dengan meningkatkan produksi migas. Target produksi tahun ini ditetapkan 1.047 mboepd.
Muhamad Fajar Riyandanu
7 Juli 2022, 13:41
produksi migas pertamina
Arief Kamaludin|KATADATA
Lapangan migas Blok Mahakam. Produksi migas Pertamina pada Mei 2022 meningkat 8% menjadi 966 mboepd.

Produksi minyak dan gas (migas) Pertamina hingga akhir Mei 2022 mencapai 966 ribu barel setara minyak bumi per hari (mboepd). Capaian tersebut 8% di atas produksi tahun 2021. Tahun ini Pertamina menargetkan produksi migas mencapai 1.047 mboepd atau naik 17% dibanding 2021.

Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina Nicke Widyawati mengatakan peningkatan target produksi tersebut merupakan upaya menjaga ketahanan energi nasional.

“Kalau melihat ketahanan energi, tidak hanya melihat stok di hilir tapi yang harus dijaga adalah produksi di hulu, karena ini digunakan sebagai feedstock bagi kilang-kilang," kata Nicke dalam siaran pers pada Kamis (7/6).

Nicke menambahkan, peningkatan produksi migas Pertamina harus didorong oleh pengeboran sumur yang agresif, baik sumur baru, sumur pengembangan maupun work over dan well service. Pada tahun 2022, lanjut Nicke, Pertamina akan mengebor 813 sumur pengembangan atau naik 232% dibanding tahun lalu.

Advertisement

Selain itu, Pertamina juga akan mengebor 29 sumur eksplorasi dan 26.467 work over dan well service. Jumlah ini naik 161% dari tahun lalu. "Ketahanan energi harus kita jaga dimulai dari hulu,” sambung Nicke.

Pertamina pada tahun ini akan melakukan optimasi performa di sektor hulu dengan reaktivasi sumur suspended, potensi penumuan gas eksplorasi discovery Manpatu-01 di Mahakam dan potensi penemuan minyak di Sungai Gelam Timur-01 Jambi.

Sebelumnya, Pertamina melalui Subholding Upstream PT Pertamina Hulu Energi (PHE) menargetkan produksi minyak dan gas (migas) tahun ini sebesar 1.047 juta barel setara minyak (mboepd). Angka ini lebih tinggi dari capaian tahun lalu sebesar 897 mboepd.

Direktur Utama PHE Budiman Parhusip, mengatakan realisasi produksi minyak di tahun 2022 hingga bulan Februari mencapai 524 juta barel per hari (bopd) atau naik 117% dari Februari tahun lalu sebesar 445 juta bopd.

Sementara untuk produksi gas di tahun 2022 hingga bulan Februari mencapai 2.634 juta standar kaki kubik per hari (mmscfd). Angka ini naik 101% dari produksi gas pada Februari tahun lalu sejumlah 2.615 mmscfd.

“Pada bulan Februari lalu kami juga menggarap dua sumur ekplorasi baru, yakni sumur gas di Mantapu dan Sumur Minyak di Sungai Gelam Timur, Jambi. Dengan cadangan 30 juta mmboe masih tahap evaluasi,” kata Budiman saat Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VII DPR pada Rabu (6/4).

Sementara untuk capaian pengeboran di tahun 2022 hingga Februari yaitu 90 sumur pengembangan, 2 sumur eksplorasi, 97 sumur workover, serta melakukan well services-well intervention sebanyak 4.745 sumur.

Reporter: Muhamad Fajar Riyandanu
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait