Pendiri Bukalapak Sebut Eksperimen Perkuat Layanan Video on Demand

Meluncurnya layanan BukaNonton pada aplikasi Bukalapak merupakan eksperimen startup unicorn ini di bisnis video on demand.
Cindy Mutia Annur
31 Januari 2020, 20:23
bukalapak, bukanonton, video on demand,
ANTARA FOTO/FOTO/Audy Alwi
Layanan BukaNonton yang bekerja sama dengan Vidio, merupakan eksperimen Bukalapak di bisnis film.

Bukalapak menilai layanan video on demand (VoD) mempunyai bisnis yang potensial. Oleh karena itu startup unicorn ini terus memperkuat layanan yang telah hadir pada platform-nya, BukaNonton, sejak pertengahan 2018. 

Co-Founder dan President Bukalapak Fajrin Rasyid mengatakan, beberapa perusahaan e-commerce dunia kini sudah ada yang menjadi rumah produksi (production house/PH) untuk memproduksi konten video sendiri.

"(Bisnis VoD) ini memang potensial, tapi kami perlu melakukan eksperimen," ujar Fajrin saat ditemui di acara Katadata Indonesia Data and Economic Conference (IDE 2020 di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Kamis (30/1).

Dia menjelaskan saat ini Bukalapak saat ini tengah bereksperimen untuk menyediakan aneka konten video bekerja sama dengan Vidio, anak usaha dari EMTEK Group. Seperti diketahui Vidio adalah platform layanan streaming televisi, VoD lokal dan internasional, jaringan TV berbayar, serta konten eksklusif untuk serial TV, sinetron, drama, film, hingga dokumenter.

Advertisement

(Baca: Bukalapak Rilis Fitur Nonton Film Gratis dan Tanpa Kuota)

Fajrin mengatakan, melalui fitur streaming BukaNonton pengguna bisa menyaksikan berbagai konten video secara gratis maupun berbayar. Berkolaborasi dengan Vidio, Bukalapak meluncurkan fasilitas gratis streaming bagi Pembeli Prioritas di platformnya.

Adapun pembeli prioritas merupakan program keanggotaan bagi pembeli yang membayar paket berlangganan selama 1 bulan untuk mendapatkan berbagai keuntungan dari Bukalapak seperti gratis ongkos kirim, cashback 3%, prioritas komplain, akses BukaNonton, dan gratis voucher streaming video dan film pada Vidio. 

Para pembeli prioritas di Bukalapak mendapatkan tayangan favorit seperti Liga 1, BWF Badminton, dan AVC Volleyball. Sedangkan pada tayangan hiburan, mereka juga dapat menikmati drama Korea, film Hollywood, Bollywood, Asia, dan Indonesia.

Sebelumnya, MNC Group lebih dulu meluncurkan layanan VoD, MeTube, pada Mei 2015. Kemudian diikuti Telekomunikasi Seluler (Telkomsel) dengan meluncurkan MAXstream pada Juni 2018. Aplikator Grab meluncurkan layanan serupa bekerja sama dengan Hooq pada Februari 2019, serta Gojek dengan GoPlay-nya pada September 2019.

(Baca: Saingi Iflix hingga Netflix, Gojek Perkuat GoPlay dengan Konten Lokal)

Reporter: Cindy Mutia Annur
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait