Incar Kinerja Positif di 2020, Tokopedia Fokuskan Pasar Dalam Negeri

Tokopedia telah menjangkau 97% kabupaten/kota di Indonesia, sisanya 3% belum terjangkau karena tidak memiliki akses listrik.
Image title
28 November 2019, 22:48
tokopedia, william tanuwijaya, ipo tokopedia, kinerja tokopedia,
Tokopedia
Founder sekaligus CEO Tokopedia William Tanuwijaya. Tokopedia menargetkan kinerja dan EBITDA positif mulai 2020. Untuk mencapainya, William mengatakan bahwa Tokopedia akan fokus pada pasar dalam negeri.

Tokopedia menargetkan kinerja dan EBITDA atau laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi yang positif di tahun depan. Strategi perusahaan e-commerce  ini untuk mencapainya yaitu dengan fokus mengejar pasar dalam negeri.

Chief Executive Officer (CEO) sekaligus pendiri Tokopedia William Tanuwijaya mengatakan bahwa saat ini perusahaan e-commerce miliknya ini telah menjangkau 97% kecamatan yang ada di Indonesia. "Ada 3% lagi belum terjangkau karena tidak memiliki akses listrik. Buat kami Boyolali lebih penting daripada Singapura," ujarnya di Jakarta, Kamis (28/11).

Dia berharap agar target pemerintah di 2020 untuk elektrifikasi 100% wilayah Indonesia bisa terwujud. Saat ini, sudah ada lebih dari 6 juta penjual di Tokopedia. Menurut riset Lembaga Penelitian Ekonomi dan Manajemen Universitas Indonesia, 86,5% dari jumlah tersebut merupakan entrepreneur atau pengusaha baru.

(Baca: Dikabarkan Cari Pendanaan Rp 21 Triliun, Tokopedia: Banyak Rumor Pasar)

Advertisement

Dia menambahkan, fokus Tokopedia memperluas pasar di dalam negeri sejalan dengan visi perusahaan untuk membangun ekosistem digital di Tanah Air. Pasalnya, dengan dengan fokus pada pasar dalam negeri, Tokopedia akan memberikan kontribusi lebih pada perekonomian Indonesia.

Sebagai informasi, nilai transaksi Tokopedia pada 2019 bisa mencapai lebih dari Rp 200 triliun, atau berkontribusi 1,5% terhadap produk domestik bruto Indonesia. "Concern-nya ke Indonesia bukan ke luar negeri, membangun dari Aceh sampai Papua. Ini tanggung jawab 10 tahun terakhir," tegas William.

Oleh karena itu walaupun berencana untuk melakukan dual listing, Tokopedia ingin menjadi perusahaan terbuka (tbk) lebih dulu di Indonesia. Sedangkan lokasi listing berikutnya masih belum ditetapkan karena beberapa faktor. Namun sebagai langkah awal menuju perusahaan tbk Tokopedia berupaya untuk meraih kinerja dan EBITDA positif mulai tahun depan.

"Pastinya dual listing. Fokusnya (jadi perusahaan) tbk Indonesia. Satunya belum tahu. Milestone (tahapan) pertamanya profit (EBITDA) positif dulu," ujar William. Kendati demikian, dia belum bisa memastikan kapan Tokopedia akan go public karena akan memperhatikan sejumlah faktor seperti kondisi pasar global yang saat ini masih diliputi ketidakpastian.

 

(Baca: Incar Konsumen Daerah, Tokopedia Beri Gratis Ongkos Kirim Tahun Depan)

Reporter: Fahmi Ahmad Burhan
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait