Corona Dongkrak Komputasi Awan, Alibaba Rekrut Ribuan Karyawan Baru

Pandemi corona mendongkrak permintaan layanan cloud, streaming, panggilan video dan penyimpanan data Alibaba Cloud.
Cindy Mutia Annur
10 Juni 2020, 17:38
alibaba cloud, alibaba rekrut karyawan, alibaba indonesia
ANTARA FOTO/REUTERS/Aly Song
Alibaba Group mengumumkan bakal merekrut karyawan baru di seluruh jaringannya di dunia, termasuk Indonesia, seiring meningkatnya permintaan layanan komputasi awan alias cloud imbas pandemi corona.

Alibaba Cloud bakal merekrut 5.000 karyawan di Tiongkok karena pandemi corona meningkatkan permintaan layanan komputasi awan alias cloud. Namun perekrutan karyawan baru ini tidak hanya terjadi di Tiongkok, melainkan secara global, termasuk Indonesia.

Hal tersebut diungkapkan oleh Country Manager Alibaba Cloud Indonesia Leon Chen. "(Di Indonesia), kami melihat banyak talenta muda yang giat dari segi teknologi. Jadi, kami pun menyambut lebih banyak orang untuk bergabung ke tim kami," ujar Chen dalam video conference, Rabu (10/6).

Namun, Chen enggan merinci lebih lanjut berapa banyak karyawan yang bakal direkrut perusahaan di Indonesia. Dia mengungkapkan bahwa perusahaan akan merekrut talenta di bidang arsitek solusi, jaringan, pengembangan bisnis, dan sebagainya.

(Baca: Lampaui Target, Laba Kuartal I Alibaba Melonjak 35% di Tengah Pandemi)

Advertisement

Sebagai informasi, Alibaba Cloud di Tiongkok mengumumkan perekrutan karyawan baru karena permintaan layanan streaming, panggilan video dan penyimpanan data yang melonjak. Rekrutmen bakal mencakup berbagai bidang termasuk jaringan, database, server, chip dan kecerdasan buatan.

"Transformasi digital untuk bisnis di Tiongkok, yang sebelumnya diperkirakan akan memakan waktu tiga hingga lima tahun, sekarang kemungkinan akan dipercepat untuk diselesaikan dalam waktu satu tahun," ujar President Alibaba Cloud Intelligence Jeff Zhang, dikutip dari CNN International, Selasa (9/6).

Sebagai informasi, pengumuman rekrutmen itu datang setelah Alibaba berkomitmen pada April lalu untuk menggelontorkan 200 miliar yuan atau sekitar US$ 28 miliar selama tiga tahun ke depan untuk membangun lebih banyak pusat data.

Pendapatan cloud pada raksasa teknologi tumbuh hingga 40 miliar yuan atau sekitar $ 5,7 miliar pada tahun fiskal 2020, meningkat 62% dari tahun sebelumnya.

(Baca: Alibaba Kucurkan Rp 462 Miliar, Bantu UKM Atasi Krisis Corona)

Reporter: Cindy Mutia Annur
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait