Menang Lelang, Pertamina dan Konsorsium Kelola Blok Migas West Ganal

Pertamina dan konsorsiumnya akan segera kelola blok migas West Ganal dengan komitmen kerja pasti tahun pertama US$ 159,3 juta.
Image title
Oleh Verda Nano Setiawan
27 Agustus 2019, 22:03
blok migas, west ganal, pertamina
Pertamina Hulu Energi
Ilustrasi blok migas lepas pantai yang dikelola oleh Pertamina Hulu Energi. Pertamina beserta konsorsiumnya akan segera mengelola wilayah kerja migas West Ganal setelah menang lelang dari Kementerian ESDM.

Pertamina bersama konsorsium lainnya, yakni Eni Indonesia Limited dan Neptune Energy, memenangkan wilayah kerja migas West Ganal di lepas pantai Kalimantan Timur pada lelang wilayah kerja migas konvensional tahap II yang diumumkan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Senin 26 Agustus 2019.

Perseroan menyampaikan wilayah kerja West Ganal yang diperkirakan masih memiliki kandungan gas lebih dari 600 billion standard cubic feet (BSCF), merupakan wilayah kerja keempat yang akan berkontribusi bagi produksi migas Pertamina di wilayah Kalimantan Timur setelah Blok Mahakam, Blok Sangasanga, dan Blok East Kalimantan – Attaka.

Direktur Hulu Pertamina Dharmawan H. Samsu menjelaskan wilayah kerja West Ganal akan melengkapi portofolio bisnis hulu Pertamina. Dengan wilayah kerja baru tersebut, perusahaan dapat melakukan sinergi dengan blok migas lainnya yang juga dikelola anak usaha Pertamina, khususnya di Kalimantan Timur.

“Kami menyambut baik kepercayaan Pemerintah kepada Pertamina sebagai perusahaan energi nasional dan diharapkan dapat menciptakan efisiensi yang lebih maksimal pada pengelolaan blok migas di wilayah tersebut,” ujar Dharmawan berdasarkan keterangan tertulis, Selasa (27/8) malam.

(Baca: Baru Tiga Blok Migas Laku Dilelang, Investasi Migas Dinilai Masih Lesu)

Di samping itu, Dharmawan menyatakan saat ini PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) juga telah beroperasi di Kalimantan Timur melalui anak perusahaannya yakni PT. Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT), Pertamina Hulu Mahakam (PHM), dan Pertamina Hulu Sanga-sanga (PHSS).

 

Lebih lanjut, Dharmawan mengatakan bahwa Pertamina bersama konsorsium berkomitmen untuk melakukan eksplorasi melalui kegiatan study G&G, seismik 2D sepanjang 600 km dan seismik 3D seluas 600 km persegi, serta pemboran empat sumur eksplorasi.

“Di wilayah kerja ini, bersama konsorsium kami memiliki komitmen pasti untuk melakukan eksplorasi, termasuk pengeboran empat sumur,” kata Dharmawan.

Seperti diketahui, Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar mengumumkan lelang wilayah kerja West Ganal dimenangkan Pertamina bersama konsorsium karena proposal yang ditawarkan di atas ekspektasi pemerintah. Pemerintah akan menerima bonus tanda tangan (signature bonus) sebesar US$ 30,1 juta dan komitmen kerja pasti 5 tahun pertama sebesar US$ 159,3 juta.

(Baca: Sebanyak 13 Perusahaan Akses Dokumen Lelang Blok Migas Tahap II 2019)

Reporter: Verda Nano Setiawan

Video Pilihan

Artikel Terkait