Prediksi Beragam IHSG Hari Ini, Saham Tambang & Konsumer Direkomendasi

Investor wait and see pengumuman suku bunga acuan The Fed.
Image title
Oleh Ihya Ulum Aldin
29 Oktober 2019, 06:56
ihsg hari ini, rekomendasi saham, saham pilihan
ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto
Pengunjung mengamati layar pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (28/10/2019). Setelah ditutup naik pada awal pekan, hari ini, Selasa (29/10), IHSG diprediksi turun dengan investor mempertimbangkan penentuan suku bunga acuan The Fed.

Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Selasa (29/10), diprediksi bergerak turun oleh beberapa analis pasar modal, meski masih ada peluang untuk melanjutkan kenaikan. Seperti diketahui, IHSG kemarin ditutup naik 0,21% ke level 6.265,38.

Analis Artha Sekuritas Indonesia, Dennies Christoper Jordan mengatakan, indeks pada perdagangan kemarin berhasil ditutup menguat karena didorong oleh optimisme sentimen global setelah adanya titik cerah dari negosiasi dagang Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok.

Meski begitu, dia meramalkan IHSG hari ini bakal terkoreksi berdasarkan analisa teknikal. Level support IHSG pada perdagangan hari ini memiliki rentang antara 6.246 hingga 6.227. Sementara, resistance memiliki rentang 6.281 hingga 6.297.

"Tren pelemahan masih akan berlanjut. Investor akan cenderung wait and see menjelang rilisnya beberapa data perekonomian dan penetapan suku bunga The Fed," kata Dennies dalam risetnya.

(Baca: IHSG Menguat Awal Pekan Ini Setelah Tertekan Aksi Ambil Untung)

Beberapa saham yang direkomendasikan oleh Dennies untuk investor pada perdagangan hari ini di antaranya Unilever Indonesia Tbk (UNVR), Adaro Energy Tbk (ADRO), dan Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP).

Senada, Analis Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi juga memprediksi IHSG hari ini bakal bergerak turun berdasarkan analisa teknikal. Menurutnya, level support dan resistance IHSG hari ini memiliki rentang antara 6.215 hingga 6.280.

Dia mengatakan bahwa investor memulai pekan ini dengan berharap adanya pemangkasan suku bunga The Fed yang telah diprediksi oleh sebagian besar analis dan pelaku pasar. Penurunan tersebut rencananya dilakukan dalam pertemuan FOMC (Federal Open Market Committee) pada Rabu besok.

" The Fed mengisyaratkan telah selesai dengan pelonggaran untuk saat ini," kata Lanjar dalam risetnya yang juga memberikan rekomendasi saham-saham yang bisa dipertimbangkan oleh investor seperti Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS), Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), dan Delta Dunia Makmur Tbk (DOID).

(Baca: Penunjukan Erick Thohir Jadi Menteri BUMN dan Naik-Turun Saham Mahaka)

Selain itu, Indika Energy Tbk (INDY), Harum Energy Tbk (HRUM), Matahari Department Store Tbk (LPPF), Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA), AKR Corporindo Tbk (AKRA), dan Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) menurut Lanjar juga layak untuk diperhatikan.

Sebaliknya, Analis Binaartha Sekuritas, M. Nafan Aji Gusta Utama malah memperkirakan IHSG hari ini berpotensi untuk melanjutkan kenaikannya pada perdagangan kemarin. "IHSG hari ini berpeluang menuju ke area resistance antara 6.313,25 sampai 6.342,61," katanya dalam risetnya.

Sementara itu level support pertama dan kedua pada IHSG hari ini memiliki rentang di level 6.224,42 hingga 6.207,49. Adapun beberapa saham yang direkomendasikan olehnya yaitu AKR Corporindo Tbk (AKRA), Aneka Tambang Tbk (ANTM), Lippo Karawaci Tbk (LPKR), Matahari Department Store Tbk (LPPF), Summarecon Agung Tbk (SMRA), dan Unilever Indonesia Tbk (UNVR).

(Baca: Laba Bersih BCA Naik 13% Meski Kredit Tumbuh Melambat dan Provisi Naik)

Reporter: Ihya Ulum Aldin

Video Pilihan

Artikel Terkait