Salurkan Pembiayaan ke UMKM, Bank Mandiri Gandeng Bukalapak

Mitra Bukalapak kini bisa mengajukan kredit ke Bank Mandiri dengan lebih mudah melalui Bukalapak.com. Mandiri menyiapkan plafon pembiayaan Rp 200 miliar.
Image title
28 Januari 2019, 16:30
Bukalapak
Katadata/Desy Setyowati
Founder dan CEO Bukalapak Achmad Zaky dalam konferensi pers ulang tahun ke-9 Bukalapak di Jakarta, Kamis (10/1).

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. menjalin kerja sama dengan salah satu platform penyedia layanan pasar atau marketplace, Bukalapak.com dalam penyaluran modal kerja kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Dengan kerja sama ini, pelaku UMKM yang menjadi mitra Bukalapak bisa mengajukan kredit modal kerja untuk ekspansi usaha dengan lebih mudah.

Kerja sama Bank Mandiri dengan Bukalapak ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) antara kedua belah pihak yang dilakukan oleh Direktur Retail Banking Bank Mandiri Donsuwan Simatupang, dan  co-founder & President Bukalapak M Fajrin Rasyid di Plaza Mandiri, Jakarta, Senin (28/1).

Donsuwan menilai, skema kerja sama ini sangat strategis karena dapat membantu bank menjaga kualitas pembiayaan yang disalurkan. Selain itu, dapat meningkatkan nilai tambah layanan yang bisa diberikan Bukalapak kepada pelaku UMKM yang menjadi mitra. “Skema kerja sama ini juga dapat mempercepat proses persetujuan kredit sehingga mitra Bukalapak dapat memanfaatkan momentum yang ada dalam mengembangkan usaha,” kata Donsuwan di Plaza Mandiri.

(Baca: Bukalapak Siapkan Rp 1 Triliun untuk Gandeng Lebih Banyak Warung)

Advertisement

Dalam kerja sama ini, Bukalapak akan mereferensikan mitra UMKM potensial untuk mengikuti proses seleksi berdasarkan kriteria Bank Mandiri. Berdasarkan proses seleksi tersebut, Bank Mandiri kemudian menentukan besaran plafon kredit yang disetujui. Ada pun, plafon maksimal yang bisa diakses untuk setiap mitra UMKM sebesar Rp 200 juta.  Pada tahap awal kerja sama ini, Bank Mandiri akan menyediakan total pembiayaan hingga Rp 200 miliar.

Dengan kerja sama ini, Bank Mandiri akan mendapatkan akses yang lebih luas terhadap segmen UMKM melalui platform daring (dalam jaringan) atau online Bukalapak, sehingga dapat mengakomodasi kebutuhan pelaku UMKM daring terhadap akses pemodalan perbankan.

Bank Mandiri memanfaatkan sinergi dengan Bukalapak ini untuk memperkuat penetrasi pembiayaan ke kelompok-kelompok usaha yang berbasis online. Pertimbangannya, Donsuwan melihat transaksi perdagangan secara online tumbuh sangat pesat. Hingga Desember 2018, Bank Mandiri telah menyalurkan pembiayaan modal kerja sebesar Rp 78,23 triliun kepada pelaku UMKM di Tanah Air.

(Baca: Bank Mandiri Salurkan KUR ke Sektor Produksi Rp 9,8 Triliun Tahun Lalu)

Pada kesempatan yang sama, co-founder dan Presiden Bukalapak, M. Fajrin Rasyid mengatakan bahwa saat ini ada lebih dari 4 juta pelaku usaha yang tergabung di Bukalapak. Pihaknya terus berinovasi untuk menaikan kelas para pelaku usaha tersebut melalui kolaborasi dengan Bank Mandiri ini. Sehingga para pelaku usaha dapat meningkatkan skala usaha mitra UMKM, baik dari sisi frekuensi maupun volume transaksi.

“Melalui kerja sama ini, kami berharap dapat membantu ribuan UMKM online sekaligus yang tersebar di seluruh Indonesia untuk mendapatkan tambahan modal dalam mengantisipasi perkembangan bisnis mereka.” kata Fajrin.

Reporter: Ihya Ulum Aldin
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait