Dua Emiten Baru Resmi Melantai di Bursa Hari Ini

Dua emiten baru resmi melantai di pasar modal. Sehingga, total sudah ada lima perusahaan yang go public tahun ini.
Image title
18 Januari 2019, 17:50
BEI
Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA
Bursa Efek Indonesia mengadakan konferensi pers mengenai Pengumuman Perdagangan Bursa Efek Indonesia 2018 di Bursa Efek Indonesia, Jakarta Selatan (27/12). Direktur Utama BEI Inarno Djajadi mengatakan dirinya optimis dengan pergantian tahun ini, meski tahun depan memasuki tahun politik. Justru tantangan terbesar datang dari faktor eksternal yang tak bisa dihindari.

Pasar saham Indonesia kedatangan dua emiten pendatang baru. Dua perusahaan, yakni PT Citra Putra Realty Tbk dan PT Nusantara Properti Internasional Tbk resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, Jumat (18/1), melalui penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO).

"Perusahaan itu merupakan yang keempat dan kelima yang tercatat di BEI pada tahun 2019," papar Direktur Penilaian Perusahaan BEI, IGD Nyoman Yetna Setya di gedung BEI, Jakarta, Jumat (18/1).

Citra Putra Realty bergerak pada bidang usaha bidang akomodasi (jasa perhotelan),  sedangkan Nusantara Properti Internasional bergerak pada bidang usaha perhotelan melalui entitas anak. Kedua perusahaan tersebut masuk pada sektor trade, services, and investment.

Ia mengharapkan kedua perusahaan itu meningkatkan penerapan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance/GCG) agar kinerja mengalami pertumbuhan secara berkelanjutan. "Kami harapkan setiap emiten menjadi perusahaan yang ikonik, sehingga dilirik oleh investor," katanya.

Advertisement

 (Baca: OJK Targetkan 75 Perusahaan Masuk ke Pasar Modal Tahun Ini)

Ia menambahkan pada 2019 ini yang merupakan tahun politik, minat IPO masih cukup tinggi. Sejumlah perusahaan sekuritas yang aktif di bidang penjamin pelaksana emisi (underwriter) menyampaikan, ada sekitar 45 perusahaan masuk dalam pipeline untuk IPO tahun ini. Ia optimistis niat perusahaan melaksanakan IPO tidak terganggu hingar bingar politik.

"Di pipeline 'underwriter' ada sekitar 45 perusahaan yang berencana IPO pada tahun ini. Itu data akhir 2018. Kami akan validasi lagi. Dari dulu kita selalu optimis, kita selalu yakinkan kondisi pasar modal akan tetap berjalan dengan baik," katanya.

Citra Putra Realty, dengan kode saham CLAY, melakukan IPO dengan melepas 520 juta saham dengan harga penawaran Rp 180 per saham. Pada perdagangan perdananya, harga saham CLAY melesat naik hingga 70% menjadi ke level Rp 306 per saham. Emiten ini meraih dana sebesar Rp 93,60 miliar dari proses IPO.

Sementara itu, Nusantara Properti Internasional, dengan kode efek NATO, melepas 2 miliar saham melalui proses IPO. Saham tersebut ditawarkan pada harga Rp 103 per saham yang langsung naik 69,9% menjadi Rp 175 per saham pada perdagangan perdananya hari ini. NATO meraih dana senilai Rp 206 miliar dari proses IPO-nya.

(Baca: Rudiantara Kembali Ingatkan Startup Unicorn untuk Segera IPO)

Reporter: Antara
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait