Permintaan Berangsur Naik, Penjualan Mobil Juni Capai 14.078 Unit

Selama Juni 2020 penjualan mobil naik lebih dari tiga kali lipat dibanding bulan sebelumnya yang hanya mencapai 3.705 unit.
Image title
15 Juli 2020, 21:22
penjualan mobil juni, penjualan kendaraan juni, pelonggaran psbb, gaikindo
KATADATA
Ilustrasi. Data Gaikindo menunjukkan penjualan mobil bulan Juni 2020 mencapai 14.078 unit atau naik lebih dari tiga kali lipat dari penjualan bulan sebelumnya yang hanya 3.705 unit.

Permintaan mobil pada Juni 2020 mulai mengalami peningkatan. Menurut data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan pada periode tersebut mencapai 14.078 unit, naik lebih dari tiga kali lipat dari penjualan bulan sebelumnya yang hanya mencapai 3.705 unit.

Meski secara bulanan naik signifikan, namun penjualan mobil masih mencatatkan penurunan hingga sebesar 79,98% jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 70.326 unit.

Ketua 1 Gaikindo Jongkie Sugiarto mengatakan bahwa kenaikan penjualan mobil pada periode Juni 2020 lantaran mulai dilonggarkannya kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di berbagai daerah.

“April dan Mei APM (agen pemegang merek) maupun dealer terkena PSBB. Juni mulai buka kembali dan ada aktivitas (penjualan),” kata Jongkie kepada Katadata, Rabu (15/7).

Advertisement

(Baca: Penjualan Mobil Anjlok 96%, Selama Mei Hanya Laku 3.705 Unit)

Seperti diketahui, selama masa PSBB, aktivitas sejumlah pabrik dan masyakat di luar rumah berhenti sementara untuk mencegah penularan virus corona. Beberapa pabrikan yang diketahui menyetop sementara operasinya yaitu Honda Prospect Motor (HPM) dan Suzuki Indomobil Motor.

Meski penjualan mulai mengalami peningkatan, Jongkie tak mau terlalu optimistis. Pasalnya kenaikan yang terjadi masih jauh dari kondisi normal. Proyeksi penjualan mobil tahun ini pun masih sama seperti yang Gaikindo sampaikan sebelumnya yakni sebanyak 600 ribu unit.

“Pulihnya permintaan sangat tergantung pada pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun-tahun ke depan. Sementara perkiraan penjualan 2020 masih 600 ribu unit,” ujarnya.

Sebelumnya Ketua Umum Gaikindo Yohanes Nangoi juga menyampaikan hal yang sama. Menurut dia pemulihan ekonomi belum diketahui kapan akan terjadi. Dia pun pesimistis ekonomi bisa pulih dalam waktu cepat.

(Baca: Nyaris Tak Ada Permintaan Selama Pandemi, Penjualan Mobil Anjlok 90%)

“Karena penyebaran pandemi Covid-19 ini masih tinggi, dan mungkin pemulihan daya beli masyarakat ketika sudah recovery dengan baik harapannya ada peningkatan tapi tidak terlalu besar,” kata dia Yohanes pertengahan Juni lalu.

Adapun Toyota menjadi merek mobil yang mengalami peningkatan penjualan paling tinggi yakni dari hanya terjual 716 unit pada Mei 2020 menjadi 3.775 unit pada Juni 2020. Kemudian Suzuki berada di urutan kedua dengan lonjakan permintaan sebanyak 1.976 unit dari hanya 779 unit menjadi 2.755 unit.

Berikutnya Mitsubishi pada Juni terjual 2.404 unit, naik 1.485 unit dari bulan sebelumnya yang hanya terjual 919 unit. Kemudian Honda terjual 1.267 unit naik 1.166 dari bulan sebelumnya sebanyak 101 unit, Daihatsu berhasil menjual 331 unit dari sebelumnya yang tidak ada penjualan.

Sama dengan Daihatsu, UD Trucks yang berhasil menjual 40 unit dari sebelumnya nihil. Kemudian penjualan merek Isuzu naik 314 unit dari 379 unit menjadi 693 unit. Sedangkan penjualan merek grup Astra lainnya yakni Peugeot hanya mencapai 17 unit atau naik 10 unit dari bulan sebelumnya yang hanya berhasil menjual 7 unit.

(Baca: Otomotif Terpukul Pandemi: Nissan Tutup, Renault PHK 15 Ribu Karyawan)

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait