IHSG Naik 0,75% Terbaik di Asia, Ditopang Saham Sektor Keuangan

Sektor keuangan naik 1,37%, tertinggi di antara 10 indeks sektoral bursa.
Image title
Oleh Muchammad Egi Fadliansyah
30 Juli 2020, 17:18
ihsg hari ini, ihsg, bursa saham asia,
ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/wsj.
Karyawan mengambil gambar layar pergerakan harga saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta. IHSG naik 0,75% pada penutupan Kamis (30/7), terbaik di antara bursa saham utama Asia.

Indeks harga saham gabungan atau IHSG pada sesi perdagangan akhir pekan ini, Kamis (30/7) naik 0,75% ke level 5.149,62 setelah pada dua hari sebelumnya berturut-turut terkoreksi tipis masing-masing sebesar 0,07% dan 0,04%. Total selama sepekan ini indeks naik 0,64%.

Kinerja IHSG hari ini bergerak menghijau sendirian, jika dibandingkan dengan pergerakan bursa lainnya di Asia. Indeks Straits Times Singapura pada sore hari ini ambles 1,83%, Nikkei 225 Jepang terperosok 0,26%, Hang Seng Index Hong Kong turun 0,69% dan Shanghai Composite Index Tiongkok turun 0,23%.

Sedangkan tiga indekssaham utama Wall Street pada malam kemarin ditutup di zona hijau. Dow Jones Index naik 0,61%, S&P 500 meroket 1,25%, dan Nasdaq Composite melonjak 1,35%.

Dari sisi pasar modal, tercatat total 10,39 miliar unit saham diperdagangkan pada hari ini dengan nilai transaksi mencapai Rp 9,4 triliun. Total saham yang ditutup di zona merah sebanyak 262 saham, 165 saham ditutup menguat, dan 156 saham ditutup stagnan.

Adapun pendorong laju IHSG pada hari ini berasal dari sektor finance atau keuangan, yang ditutup naik 1,37%. Saham berkapitalisasi besar yang naik di sektor ini di antaranya Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebesar 1,71% menjadi Rp 31,200 per saham. Lalu, saham Bank Mandiri Tbk (BMRI) juga naik 1,75% di Rp 5,800 per saham.

Selain itu, sektor aneka industri juga ditutup meningkat sebesar 0,94%. Saham Astra Internasional Tbk (ASII) meroket 1,48% menjadi Rp 5,150 per saham. Kemudian, saham Cardig Aero Services Tbk (CASS) meningkat 1,85% ke level Rp 220 per saham.

Nilai kapitalisasi pasar IHSG hari ini mencapai Rp 5.987,4 triliun. Sedangkan aksi beli besih investor asing (net foreign buy) di seluruh pasar tercatat sebesar Rp 49,51 miliar.

Adapun dua saham yang dibeli asing terbanyak pada perdagangan hari ini, yaitu Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan Unilever Indonesia Tbk (UNVR) dengan nilai beli bersih masing-masing sebesar Rp 160,4 miliar dan Rp 104,5 miliar.

Analis Binaartha Sekuritas, M Nafan Aji Gusta Utama, mengungkapkan bahwa penguatan IHSG pada sesi penutupan perdagangan akhir pekan ini lantaran pasar mengapresiasi langkah bank sentral Amerika Serikat (AS) yang mempertahankan suku bunga acuannya.

“The Fed mempertahankan suku bunga acuannya sebesar 0,25% guna melindungi perekonomian AS dari keterpurukan,” katanya kepada Katadata.co.id, sore ini.

Adapun sentimen positif lainnya, kata Nafan, pelaku pasar pun mengapresiasi kemajuan penelitian vaksin Covid-19. “Uji coba klinis vaksin diberbagai negara progresnnya dianggap positif,” ujarnya.

Reporter: Muchammad Egi Fadliansyah

Video Pilihan

Artikel Terkait