IHSG Naik 0,11%, Investor Asing Borong Saham BRI, BCA, dan Astra

Investor asing membukukan pembelian bersih saham Rp 248,9 miliar di pasar reguler, saham BBRI dibeli paling besar, diikuti saham BCA dan ASII.
Image title
13 Agustus 2020, 17:13
ihsg hari ini, modal asing, investor asing, saham
ANTARA FOTO/Reno Esnir/foc.
Karyawan memantau pergerakan harga saham di Kantor Mandiri Sekuritas, Jakarta.

Indeks harga saham gabungan atau IHSG pada perdagangan Kamis (13/2) naik tipis 0,11% ke level 5.239,25. Indeks sempat turun ke posisi 5.218,15 pada awal sesi perdagangan pagi ini. Kenaikan indeks dibarengi dengan masuknya modal asing sebesar Rp 281,73 miliar di seluruh pasar.

Adapun sebanyak 11,7 miliar unit saham diperdagangkan pada hari ini dengan nilai transaksi mencapai Rp 10,6 triliun. Total saham yang berakhir di zona hijau sebanyak 182 saham, 238 saham berakhir di zona merah, dan 151 saham stagnan.

Investor asing secara total membukukan pembelian bersih (net buy) saham sebesar Rp 281,7 miliar, yakni Rp 248,9 di pasar reguler dan Rp 32,82 miliar di pasar negosiasi/tunai.

Ada tiga saham yang menjadi fokus pembelian investor asing hari ini yakni Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dengan net buy Rp 150,1 miliar, Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 106,9 miliar, serta Astra International Tbk (ASII) Rp 104,5 miliar.

Advertisement

Saham BBRI terkoreksi 0,6% ke Rp 3.330 per saham, saham BBCA naik 0,64% menjadi Rp 31.500 per saham, sedangkan saham ASII tak bergerak di level Rp 5.400 per saham.

Di sisi lain, tren penjualan saham Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) masih terus berlanjut. Hari ini investor asing melego saham perusahaan yang menyewakan dan merawat menara telekomunikasi nirkabel untuk para operator telekomunikasi di Indonesia ini sebesar Rp 104,8 miliar. 

Kinerja IHSG selaras dengan mayoritas bursa saham di Asia yang juga berakhir di zona hijau. Seperti indeks Nikkei 225 yang melesat naik 1,78%, indeks Shanghai Composite naik tipis 0,04%, indeks Kospi naik 0,21%, indeks Strait Times menanjak 1,28%. Hanya indeks Hang Seng yang terkoreksi tipis 0,05%.

Adapun pendorong laju IHSG pada hari ini berasal dari sektor konsumen yang ditutup naik 0,85% dipimpin oleh saham  Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) yang naik 2,48%, Unliver Indonesia Tbk (UNVR) 1,55%, dan Mayora Indah Tbk (MYOR) naik 1,33%.

Berikutnya, sektor pertanian naik 0,69% yang ditopang saham Astra Agro Lestari Tbk (AALI) naik 1,50% dan saham PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP) yang naik 1,52%.

Analis Binaartha Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta Utama, mengatakan bahwa secara umum kinerja positif IHSG didorong sentimen dari perkembangan uji coba vaksin serta pelaku pasar juga merespon positif penerapan tatanan kebiasaan baru atau new normal.

“Selain itu komitmen pemerintah Indonesia untuk menjalankan pemulihan ekonomi nasional juga berdampak positif,” katanya.

Pemerintah berupaya menyerap anggaran belanja Rp 1.700 triliun pada semester kedua tahun ini, untuk menghindari resesi ekonomi. Penyerapan besar anggaran tersebut diharapkan mendongkrak konsumsi masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah telah menganggarkan belanja tahun ini Rp 2.700 triliun, termasuk program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Dari jumlah tersebut telah terserap Rp 1.000 triliun pada semester pertama.

 

Reporter: Muchammad Egi Fadliansyah
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait