Tujuh Kantor BI Ini Masih Menerima Penukaran Uang Khusus Rp 75 Ribu

Dari 55 kantor perwakilan BI yang melayani penukaran uang khusus Peringatan Kemerdekaan RI ke-75, ada tujuh kantor perwakilan yang sepi peminat.
Agatha Olivia Victoria
18 Agustus 2020, 17:18
uang 75 ribu, uang khusus hut ri, bank indonesia
Arief Kamaludin|KATADATA
BI meluncurkan uang edisi khusus hari ulang tahun kemedekaan RI ke-75 dalam bentuk pecahan Rp 75 ribu pada Senin (17/8).

Penukaran uang khusus HUT Kemerdekaan RI ke-75 dengan pecahan Rp 75 ribu diserbu masyarakat. Pasalnya 97% dari 55 kantor Bank Indonesia (BI) yang menyediakan layanan penukaran uang khusus tersebut kuotanya sudah terisi penuh.

"Masih ada 3% kantor perwakilan yang kosong peminatnya," ujar Deputi Gubernur BI Rosmaya Hadi dalam konferensi virtual, Selasa (18/8).

Dia membeberkan kantor perwakilan BI yang masih sepi peminat penukaran uang khusus itu di antaranya Kantor Perwakilan BI Sibolga, Papua, Papua Barat, Lhokseumawe, Ternate, Gorontalo, dan Mamuju. 

Rosmaya menjelaskan BI menyebarkan uang khusus Kemerdekaan RI di 55 kantor BI. Tepatnya di 10 kantor BI di Jakarta dan 45 kantor BI di daerah luar Jakarta. Setiap harinya, 10 kantor perwakilan BI di Jakarta akan menyediakan 300 lembar uang pecahan Rp 75 ribu.

Advertisement

Sedangkan 45 kantor perwakilan BI di daerah akan menyediakan penukaran untuk 150 lembar uang khusus tersebut. "Berarti untuk satu hari saja 3 ribu lembar untuk pusat dan 6.750 lembar untuk daerah," kata dia.

Untuk gelombang pertama, BI akan membuka pelayanan penukaran uang Rp 75 ribu selama 10 hari yaitu dari 17 Agustus hingga 2 September 2020. Sementara pembukaan penukaran uang khusus tersebut pada gelombang kedua akan diumumkan lebih lanjut.

Dengan masih adanya kekosongan minat penukaran uang pecahan Rp 75 ribu di beberapa kantor perwakilan BI, Rosmaya menuturkan BI akan mengevaluasi untuk melihat penyebab minimnya  peminat penukaran uang khusus di wilayah tersebut.

"Apakah karena masyarakat wilayah tersebut kekurangan informasi atau memang tak membutuhkan. Jadi ke depan rasionya bisa kami perhitungkan wilayah mana yang membutuhkan," ujarnya.

Kepala Departemen Pengelolaan Uang BI Marlison Hakim menambahkan uang pecahan Rp 75 ribu merupakan uang sah beredar meski jumlahnya terbatas. Dengan begitu, uang tersebut bisa digunakan untuk bertransaksi hingga dikoleksi.

Dia pun menyarankan untuk mendapatkan uang tersebut langsung dari otoritas moneter agar keasliannya terjamin. Namun menurutnya uang edisi khusus tersebut sebenarnya lebih sulit dipalsukan karena dicetak menggunakan teknologi terbaru milik BI. 

"Dilengkapi dengan unsur teknologi pengaman terbaru dan menggunakan bahan kertas yang lebih tahan lama agar semakin mudah untuk dikenali ciri keasliannya," kata Marlison.

Adapun BI saat ini tengah fokus untuk memulihkan kembali perekonomian Indonesia. Salah satunya yaitu dengan kembali menurunkan suku bunga acuan BI 7 Days Repo Reverse Rate (BI7DRR) sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 4,25%.

Reporter: Agatha Olivia Victoria
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait