Ekonomi Mulai Pulih, Menko Airlangga Yakin Pertumbuhan 2020 bisa 0,25%

Optimisme Airlangga didasari sejumlah data ekonomi yang mulai menunjukkan perbaikan memasuki kuartal III 2020.
Dimas Jarot Bayu
30 Agustus 2020, 10:47
pertumbuhan ekonomi, airlangga hartarto
ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/POOL/wsj.
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto optimistis ekonomi Indonesia tahun ini tidak akan tumbuh negatif atau terkontraksi, melainkan tumbuh di kisaran 0-0,25%.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga akhir 2020 tak sampai negatif. Airlangga optimistis bahwa ekonomi bisa tumbuh di level 0-0,25%.

"Terkait prediksi perekonomian, kita lihat sampai di akhir tahun itu range-nya antara 0 dan 0,25%," kata Airlangga di Kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (30/8).

Optimisme Airlangga didasari oleh sejumlah data ekonomi yang membaik, salah satunya kinerja berbagai sektor yang sudah mulai meningkat. Perbaikan ini tercermin dari Purchasing Managers Index (PMI) Manufaktur sudah membaik walau belum memasuki kondisi ekspansi, yakni naik ke level 46,9 pada Juli dari 39,1 pada Juni.

Neraca perdagangan Indonesia juga surplus sebesar US$ 3,26 miliar pada Juli 2020. Adapun sejak Januari-Juli 2020, neraca perdagangan surplus sebesar US$ 8,75 miliar.

Advertisement

Airlangga pun menilai penjualan kendaraan bermotor mulai membaik. "Yang sempat turun 80%, sekarang hanya turun 40%," kata Airlangga.

Meski demikian, Airlangga belum bisa memperkirakan berapa besar pertumbuhan ekonomi pada kuartal III. Namun dia meyakinkan ekonomi pada periode tersebut lebih baik dibandingkan kuartal sebelumnya.

Untuk diketahui, ekonomi Indonesia pada kuartal II 2020 terkontraksi sebesar 5,3% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Secara kuartalan, ekonomi juga minus 4,19% dibandingkan kuartal I dan turun 1,62% dibandingkan semester I 2019.

"Pada kuartal ketiga ini, pemerintah berharap akan ada perbaikan daripada -5,3% menjadi angka yang lebih baik," kata Airlangga.

Dia berharap perbaikan kinerja di berbagai sektor tersebut bisa terus dijaga. Hanya saja, hal tersebut tak boleh meninggalkan upaya mengerem laju penularan virus corona Covid-19.

Menurutnya, salah satu upaya mengerem laju penularan corona pada saat ini adalah menggunakan masker. Karenanya, dia mengajak masyarakat untuk menggunakan masker dalam berbagai aktivitas sehari-hari.

"Saat situasi dan kondisi seperti ini, memakai masker adalah cara yang paling sederhana dan paling efektif untuk mencegah Covid-19," kata dia.

Reporter: Dimas Jarot Bayu
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait