Tertolong Saham-saham Pertanian, IHSG Ditutup di Zona Hijau Naik 0,02%

Dua saham sektor pertanian naik lebih dari 24%, namun penopang sektor ini yakni Astra Agro Lestari yang naik 5,77% dam PP London Sumatra Indonesia 5,5%.
Image title
2 September 2020, 17:28
ihsg hari ini, sektor pertanian, saham pertanian
Adi Maulana Ibrahim|Katadata
Pergerakan Indek Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta.

Indeks harga saham gabungan atau IHSG mengakhiri perdagangan Rabu (2/9) naik 1,29 poin atau 0,02% ke level 5.311,97. Sepanjang hari indeks lebih banyak bergerak di teritori negatif dengan level terendah hari ini berada di 5.301,83 atau turun 0,17%.

Analis Binaartha Sekuritas. M Nafan Aji Gusta Utama mengatakan tipisnya kenaikan IHSG hari ini lantaran pelaku pasar telah mengantisipasi data deflasi Indonesia. “Mengingat telah mengalami deflasi yakni 0,05%,” katanya kepada Katadata.co.id, Rabu sore.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indonesia kembali mengalami deflasi pada Agustus 2020 sebesar 0,05% karena daya beli masyarakat yang masih lemah di tengah pandemi virus corona atau Covid-19. Dengan demikian, sudah dua kali berturut terjadi deflasi pada tahun ini setelah sebelumnya pada Juli 2020 terjadi deflasi sebesar 0,1%.

Adapun kinerja positif indeks hari ini ditopang oleh enam indeks sektoral yang meningkat, dipimpin oleh sektor pertanian yang melesat hingga 3,77%, diikuti infrastruktur 1,03%, perdagangan 0,97%, properti 0,87%, tambang 0,77%, dan aneka industri 0,76%.

Saham-saham unggulan sektor pertanian yang melesat tinggi di antaranya Astra Agro Lestari Tbk (AALI) sebesar 5,77% ke level Rp 11.000 per saham, PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP) 5,50% ke level 1,055 per saham, juga Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP) naik 6,36% ke Rp 368 per saham.

Selain itu ada juga dua saham di sektor ini yang melesat hingga lebih dari 20%, yakni Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) 34,72% ke Rp 97 per saham serta Pinago Utama Tbk (PNGO) 24,62% ke Rp 486 per saham.

10 Saham Top Gainers Sektor Pertanian, Rabu 2 September 2020:

Nama

Kode

Penutupan (Rp)

Perubahan (%)

Bakrie Sumatera Plantations

UNSP

97

34,72

Pinago Utama

PNGO

486

24,62

Salim Ivomas Pratama

SIMP

368

6,36

Jaya Agra Wattie

JAWA

53

6,00

Astra Agro Lestari

AALI

11.000

5,77

PP London Sumatra Indonesia

LSIP

1.055

5,50

Dharma Satya Nusantara

DSNG

482

4,78

Provident Agro

PALM

190

3,57

Eagle High Plantations

BWPT

121

2,54

Sawit Sumbermas Sarana

SSMS

870

2,35

Sumber: Stockbit.

Total saham yang ditransaksikan sepanjang hari ini tercatat mencapai 14,72 miliar unit dengan nilai transaksi Rp 8,07 triliun. Sebanyak 225 saham naik, 206 saham turun, dan sisanya tak bergerak atau stagnan.

Sedangkan modal asing masih terus mengalir deras keluar pasar saham domestik. Hari ini investor asing membukukan penjualan bersih (net sell) saham hingga Rp 671,2 miliar di seluruh pasar.

Dua saham bank kakap jadi sasaran jual investor asing dengan yang terbesar pada saham Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan net sell Rp 156,7 miliar dan bank pelat merah Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 78,9 miliar. Saham BBCA terkoreksi 1,3% ke Rp 32.175 per saham, sedangkan BBNI naik 0,97% ke Rp 5.225 per saham.

Kinerja IHSG sejalan dengan mayoritas bursa saham di Asia yang berakhir di zona hijau. Kecuali dua indeks Tiongkok yakni Shanghai Composite Index turun 0,17% dan Hang Seng merosot 0,26%. Lainnya, indeks Kospi Korea Selatan memimpin dengan naik 0,63% diikuti Nikkei Jepang 0,47% dan Straits Times 0,05%.

Reporter: Muchammad Egi Fadliansyah

Video Pilihan

Artikel Terkait