Penyaluran FLPP 2020 Lampaui Target, Tahun ini Dipatok Rp 19,1 Triliun

Realisasi penyaluran FLPP 2020 mencapai Rp 11,23 triliun untuk 109.253 unit rumah. Tahun ini ditargetkan sebesar Rp 19,1 triliun untuk 157.500 unit rumah.
Image title
Oleh Happy Fajrian
5 Januari 2021, 17:55
penyaluran flpp, pembiayaan perumahan, kementerian pu, flpp, perumahan
ANTARA FOTO/Basri Marzuki
Pengendara sepeda motor mellintas di salah satu kompleks perumahan yang difasilitasi dengan Kredit Pemilikan Rumah (KPR), di Palu, Sulawesi Tengah, Senin (7/12/2020). Penyaluran KPR melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sepanjang 2020 menjadi rekor penyaluran tertinggi kedua sejak 2010.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) mengungkapkan penyaluran dana Fasilitas Likuditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sepanjang 2020 menjadi penyaluran tertinggi kedua sejak 2010.

"Penyaluran dana FLPP tahun 2020 sudah ditutup sebesar 109.253 unit pada akhir Desember lalu. Penyaluran ini tertinggi nomor dua setelah 2011 yang mencapai 109.593 unit," ujar Direktur Utama PPDPP Arief Sabaruddin dalam keterangan tertulis, Selasa (5/1).

Adapun total pembiayaan yang disalurkan untuk 109.253 unit rumah tersebut mencapai Rp 11,23 triliun. Jumlah tersebut melampaui target penyaluran FLPP 2020 hingga 106,59%

Menurut Arief, pada tahun 2010 dana FLPP disalurkan untuk 7.798 unit rumah, diikuti tahun 2012 sebanyak 64.785 unit, tahun 2013 sebanyak 102.714 unit, sedangkan tahun 2014 sebanyak 76.058 unit, dan tahun 2015 sebanyak 76.489 unit.

Sedangkan tahun 2016 PPDPP telah menyalurkan dana FLPP bagi 58.469 unit rumah subsidi, diikuti tahun 2017 sebanyak 23.763 unit, tahun 2018 sebanyak 57.939 unit dan tahun 2019 sebanyak 77.835 unit.

"Dengan demikian total penyaluran dana FLPP satu dekade mencapai 764.856 unit,” ujar Arief. Adapun total pembiayaan yang telah disalurkan mencapai Rp 55,59 triliun.

Untuk 2021, Arief mengatakan bahwa target penyaluran dana FLPP akan lebih ditingkatkan. Tahun ini PPDPP diamanahkan untuk menyalurkan dana pembiayaan perumahan untuk 157.500 unit rumah dengan nilai Rp 19,1 triliun.

Dana ini nantinya akan disalurkan oleh 30 bank pelaksana yang telah menandatangani perjanjian kerjasama (PKS) pada Desember 2020.

Jumlah bank pelaksana yang menyalurkan dana FLPP tahun ini lebih sedikit dibandingkan dengan 2020 yang sebanyak 42 bank. Namun awal 2021 ini PPDPP masih membuka peluang kepada bank-bank lain untuk segera bergabung jika sudah memenuhi standar dan persyaratan yang ada.

“Kemungkinan besar dalam beberapa waktu dekat ini masih ada tambahan bank pelaksana yang akan melakukan PKS dengan PPDPP jika mereka sudah memenuhi persyaratan yang ada,” ujarnya.

FLPP adalah dukungan fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan kepada masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang pengelolaannya dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Reporter: Antara

Video Pilihan

Artikel Terkait