Startup Grup Lippo, Prenetics IPO di AS Incar Dana Rp 6,54 Triliun

Prenetics yang bergerak di bidang bioteknologi, terafiliasi dengan Grup Lippo melalui Multipolar, akan IPO di bursa AS melalui skema merger dengan SPAC.
Image title
21 September 2021, 21:14
grup lippo, prenetics, ipo
Prenetics.com
Prenetics, startup bioteknologi milik Grup Lippo, akan IPO di bursa AS melalui skema merger SPAC, dan mengincar dana Rp 6,54 triliun.

Perusahaan bioteknologi asal Hong Kong, Prenetics, berencana melakukan penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO) di bursa saham Amerika Serikat (AS). Perusahaan yang terafiliasi dengan Grup Lippo melalui PT Multipolar Tbk ini, akan IPO melalui skema merger dengan SPAC.

Mengutip berita Reuters, Prenetics meneken perjanjian penggabungan usaha alias merger dengan Artisan Acquisition, sebuah perusahaan akuisisi tujuan khusus (special purpose acquisition company/SPAC). Nilai perusahaan gabungan itu ditaksir US$ 1,7 miliar atau sekitar Rp 24,21 triliun.

"Valuasi perusahaan saat ini sebesar US$ 1,25 miliar atau setara Rp 17,8 triliun. Ini menjadikan Prenetics unicorn pertama dari Hong Kong yang terdaftar secara publik di pasar mana pun," kata pernyataan resmi Prenetics dikutip dari Reuters, Selasa (21/9).

Saham perusahaan gabungan tersebut akan diperdagangkan di Nasdaq dengan harga penawaran umum US$ 459 juta atau sekitar Rp 6,54 triliun. Kesepakatan itu diharapkan selesai pada kuartal-IV tahun ini atau kuartal-I 2022.

Multipolar menyuntikan modal ke Prenetics melalui Venturra Capital sejak 2015. Di luar itu, Multipolar kerap menyuntikan dana ke sejumlah startup, baik di dalam maupun luar negeri.

Terbaru, Multipolar mengaku telah menyuntikkan dana melalui investasi ekuitas di PT Mahaka Radio Integra Tbk (MARI), perusahaan media audio digital milik Menteri BUMN Erick Thohir.

Manajemen Multipolar menyampaikan, perusahaan ingin terus memperkuat portofolio teknologinya dengan berinvestasi di platform podcast dan media audio digital Noice yang sedang dikembangkan Mahaka Radio Integra.

Pada Desember 2020, MARI membangun bisnis digital melalui salah satu anak usahanya, PT Mahaka Digital Inovasi (MDI). Perusahaan startup ini mengembangkan aplikasi Noice yang berfokus pada bisnis radio digital, musik, dan podcast.

"Multipolar merupakan perusahaan investasi teknologi milik Grup Lippo yang memiliki nilai aktiva bersih lebih dari Rp 20 triliun, termasuk investasi di sekitar 40 perusahaan teknologi tahap awal dan akhir di Indonesia dan kawasan," kata Manajemen Multipolar dalam keterangan tertulis.

Reporter: Ihya Ulum Aldin
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait