Singapore Airlines Kurangi Jumlah Penerbangan ke Rute Tertentu

Singapore Airlines juga mengurangi beberapa penerbangan dari dan ke Amerika Serikat, Eropa, Malaysia, Thailand, hingga Tiongkok dan Jepang.
Image title
25 Februari 2020, 12:56
virus corona, dampak virus corona, maskapai penerbangan, Singapore Airlines setop penerbangan dari dan ke Indonesia, daftar penerbangan yang dihentikan Singapore Airlines, SilkAir
Dok. Singapore Airlines
Singapore Airlines mengurangi penerbangan ke sejumlah rute di Indonesia hingga Mei 2020. Hal ini dilakukan karena penurunan permintaan penumpang dan merebaknya virus corona.

Maskapai penerbangan Singapore Airlines mengurangi sementara sejumlah penerbangan dari dan ke Indonesia hingga Mei 2020. Keputusan ini diambil lantaran permintaan penerbangan dari rute-rute tersebut melemah pasca-merebaknya virus corona (Covid-19).

"Singapore Airlines dan SilkAir akan menghentikan sementara layanan di jaringan kami karena lemahnya permintaan akibat wabah Covid-19," kata Singapore Airlines, melalui akun Twitter resmi @SingaporeAir. Maskapai penerbangan Singapura itu akan memonitor situasi dan melakukan penyesuaian jika dibutuhkan. Konsumen yang terdampak akan menerima pemberitahuan dan akan dipindahkan ke penerbangan lainnya.

Menurut Manager Public Relations Singapore Airlines Indonesia Glory Henriette, penyesuaian layanan yang dimaksud adalah pengurangan jumlah penerbangan ke sejumlah destinasi pada tanggal tertentu. "Bukan menghentikan sementara rute penerbangan Indonesia," kata Glory, dalam keterangan tertulis. Keterangan lebih detail mengenai jadwal dan rute penerbangan yang dikurangi dapat dilihat di situs perusahaan. 

Setidaknya ada 12 rute yang dikurangi penerbangannya untuk periode tertentu, berikut ini rinciannya:

Advertisement

Singapore Airlines

1. SQ968 rute Singapura-Jakarta untuk periode 3, 5, 7, 10, 12, 14, 17, 21, 26, dan 28 Maret 2020
2. SQ951 rute Jakarta-Singapura untuk periode 4, 6, 8, 11, 13, 15, 18, 22, 27, dan 29 Maret 2020

SilkAir

1. MI224 rute Singapura-Surabaya pada 11 dan 18 Maret 2020
2. MI223 rute Surabaya-Singapura pada 11 dan 18 Maret 2020
3. MI142 rute Singapura-Makassar pada 24 Februari, 2 Maret, dan 27 April 2020
4. MI 141 rute Makassar-Singapura pada 24 Februari, 2 Maret, dan 27 April 2020
5. MI196 rute Singapura-Bandung pada 7, 14, 21, 28 April dan 5, 12 Mei 2020
6. MI195 riute Bandung-Singapura pada 7, 14, 21, 28 April dan 5, 12 Mei 2020
7. MI138 rute Singapura-Balikpapan pada 24 April 2020
8. MI137 rute Balikpapan-Singapura pada 24 April 2020
9. MI134 rute Singapura-Balikpapan pada 18 Mei 2020
10. MI133 rute Balikpapan-Singapura pada 18 Mei 2020

Seperti dilansir The Jakarta Post, Singapore Airlines juga menyetop sementara beberapa rute penerbangan dari dan ke Amerika Serikat, Malaysia, Kamboja, Thailand, Brunei Darussalam, Hong Kong, Jerman, Turki, Spanyol, Tiongkok, dan Jepang. "Pemangkasan rute-rute penerbangan ini akan menurunkan 7,1% dari kapasitas terjadwal kami pada Februari hingga akhir Mei 2020," kata Singapore Airlines melalui pengumuman di situs perusahaan.

Kebijakan semacam ini bukan hanya dilakukan oleh Singapore Airlines Group. Maskapai penerbangan dunia seperti Cathay Pacific Ltd bahkan memperkirakan kapasitas penerbangan globalnya bakal turun 30%.

(Baca: Menhub Minta Maskapai Beri Diskon Tiket Pesawat ke 10 Bali Baru)

Larangan Bepergian

Beberapa negara seperti AS dan Singapura mengeluarkan larangan bagi warga negaranya untuk bepergian ke Tiongkok untuk membatasi penyebaran Covid-19. Hingga Minggu (23/2), jumlah kasus infeksi virus corona di Singapura mencapai 89 kasus. Sebanyak 51 pasien sudah dinyatakan sembuh dan diperbolehkan meninggalkan rumah sakit. Sebanyak 38 pasien lainnya masih dirawat hingga kondisinya membaik.

(Baca: Isolasi Tiongkok & Risiko Kehilangan Pembelanja Terbesar Wisata Dunia)

Sebelumnya, Asosiasi Pengangkutan Udara Internasional (IATA) memproyeksikan maskapai-maskapai penerbangan di Asia Pasifik akan kehilangan pendapatan US$ 27,8 miliar atau sekitar Rp 381 triliun akibat wabah virus corona. Maskapai penerbangan mengalami penurunan permintaan karena sejumlah negara mengeluarkan larangan untuk mengunjungi Tiongkok, pusat penyebaran virus corona.

Para maskapai tersebut memangkas 80% dari kapasitas penerbangan yang direncanakan baik untuk rute domestik maupun internasional. IATA memperkirakan lalu-lintas penumpang di Asia Pasifik akan turun 8,2% pada tahun ini, jauh dibandingkan dengan perkiraan sebelumnya yang tumbuh 4,8%.

(Baca: Ancam Ekonomi Global, Virus Corona akan Jadi Topik Utama Pertemuan G20)

Artikel ini telah diperbaiki dengan perubahan judul yang semula "Singapore Airlines Setop Sementara 12 Rute Penerbangan Indonesia" menjadi "Singapore Airlines Kurangi Jumlah Penerbangan ke Rute Tertentu". Penambahan juga dilakukan pada paragraf ketiga dengan pernyataan dari juru bicara Singapore Airlines. 

 

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait