Mengenal Nur Asia Uno, Istri Sandiaga yang Ramaikan Pilkada Tangsel

Sandiaga menyebut istrinya tidak pernah terpikir untuk terjun langsung di dunia politik.
Dwi Hadya Jayani
Oleh Dwi Hadya Jayani
31 Juli 2019, 19:22
calon wali kota Tangsel, Nur Asia Uno, istri Sandiaga Uno calon wali kota Tangsel, profil istri Sandiaga Uno
Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA
Sandiaga Uno dan istrinya, Nur Asia Uno, dalam syukuran di Sekretariat Nasional Prabowo - Sandiaga, Menteng, Jakarta Pusat (7/1).

Pemilihan wali kota Tangerang Selatan 2020-2025 bukan hanya diramaikan oleh putri Ma'ruf Amin, Siti Nur Azizah. Nur Asia Uno, istri Sandiaga Uno, juga disebut-sebut sebagai salah satu calon yang akan mengikuti pemilihan tersebut. 

Wakil Ketua Umum Dewan Pembina Pusat (DPP) Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, mengusulkan Nur Asia karena dinilai mumpuni dalam kepemimpinan. "Kota Tangsel tidak resisten terhadap pemimpin perempuan. Tangsel membutuhkan orang yang kreatif, teliti, dan inovatif karena pembangunannya cepat," kata Sufmi Dasco.

 

Nur Asia Uno, yang akrab disapa Mpok Nur ini, mengenal Sandiaga sejak di bangku SMP di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Wanita kelahiran 28 November 1970 ini juga pernah mengenyam pendidikan tinggi di Stillwater, Oklahoma. 

Ia aktif di berbagai kegiatan sosial, seperti penyuluhan penanggulangan kanker dalam rangka memperingati Hari Kanker Sedunia pada 2019. Kegiatan ini ditujukan bagi kaum ibu, khususnya yang bermukim di kawasan Cempaka Baru, Jakarta Pusat, pada Rabu (6/2). Ia mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap pola hidup sehat dan melakukan deteksi kanker sedari dini.

Nur Asia juga pernah menjadi narasumber dalam diskusi publik Hari Gizi dan Makanan Nasional 2019 yang membahas mengenai stunting, di Rumah Djoeang Prabowo-Sandi, Jakarta Selatan pada Jumat (25/1). Selain itu, ia pernah mengikuti kegiatan bakti sosial berupa pemeriksaan kesehatan dan penyuluhan mengenai narkoba yang diadakan oleh komunitas Alumni Universitas Indonesia (UI). Kegiatan ini meliputi pemeriksaan mata, telinga, kebidanan, serta pemberian kacamata dan obat-obatan. Ia mengatakan, keikutsertaannya dalam kegiatan tersebut merupakan wujud kontribusinya untuk meningkatkan wawasan dan mengajak masyarakat hidup sehat.

Meskipun memiliki berbagai kesibukan, Nur Asia pandai membagi waktu antara keluarga, kegiatan sosial, hingga politik. Atas dedikasinya, ia dinobatkan sebagai The Most Inspiring Muslimah oleh Scarf Media. Temi Sumarlin, CEO Scarf Media, mengatakan penghargaan tersebut diberikan kepada Nur Asia karena banyak kegiatan sosial yang dilakukannya sebelum dan sesudah menjadi istri gubernur. “Alhamdulillah, saya juga tidak menyangka kalau saya dinobatkan sebagai The Most Inspiring Muslimah,” ujarnya, di Jakarta Halal Things 2018, Jumat (30/11/2018).

(Baca: Putri Ma'ruf Amin, Ahli Hukum di Bursa Calon Wali Kota Tangsel)

Pemimpin Emak-emak dalam Kampanye Pilpres 2019

Sejak karier politik Sandiaga Uno makin melejit, Mpok Nur setia menemani suaminya berkampanye sehingga semakin dikenal oleh masyarakat luas. Ia turut aktif mengkampanyekan pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno kepada masyarakat, terutama emak-emak di berbagai daerah pada Pilpres 2019. Tidak heran ia dijagokan menjadi calon wali kota Tangsel karena emak-emak pendukung Prabowo-Sandiaga di daerah tersebut cukup banyak. 

Beberapa kali Mpok Nur hadir dalam kampanye didampingi suaminya. Mpok Nur pernah memaparkan visi dan misi Prabowo-Sandiaga di Butik Beescarf Hijab, Sidoarjo. Ia menyemangati emak-emak dengan menyebut mereka sebagai kaum yang kreatif dan mandiri. Para wanita yang memiliki usaha kecil merupakan target program utama Prabowo-Sandi untuk memperbaiki perekonomian rakyat. “Kalau perlu, usaha emak-emak Sidoarjo ini diekspor ke luar negeri,” kata Nur Asia seperti dikutip dari Detiknews.com.

Tidak hanya itu, Mpok Nur turut menyuarakan agar masyarakat menggunakan hak suara serta mengawal jalannya Pemilu. Ia mengimbau para milenial untuk mengajak teman sebayanya agar tidak golput dalam Pemilu 2019. Pada kesempatan yang sama, Mpok Nur turut mengimbau emak-emak untuk menjaga Tempat Pemungutan Suara (TPS). Saat menghadiri jaringan Alumni SMA-SMK Indonesia Prabowo-Sandiaga (JASMA PADI) di Sentul International Circuit, Sabtu (2/3), ibu tiga anak ini berpesan untuk melaporkan setiap bentuk kecurangan kepada pihak berwajib.

“Bila ada yang mencurigakan tolong difoto dan diajak ngobrol, ya Mak. Kalau sudah ngalor-ngidul, langsung ditindaklanjuti. Tenggelamkan kalau perlu,” ujar Nur Asia seperti dikutip dari Republika.co.id.

Mpok Nur juga memberi perhatian kepada penyandang disabilitas. Ia meluncurkan Gerakan Emak Mendukung Pemberdayaan Penyandang Disabilitas dalam rangka memperingati hari Disabilitas Internasional pada 3 Desember 2018. Ia menilai kaum disabilitas merupakan aset yang memiliki semangat tinggi sehingga harus diberikan kesempatan yang sama dan diapresiasi karyanya, baik di bidang seni, olahraga, kuliner, kewirausahaan, dan lain sebagainya.

Saat Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyatakan paslon nomor 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin unggul atas Prabowo-Sandiaga dalam Pilpres 2019, Mpok Nur juga menyemangati emak-emak pendukung paslon 02 itu bahwa perjuangan mereka tidak sia-sia. Melalui akun Instagramnya, ia menyatakan agar para pendukung Prabowo-Sandiaga tetap tegar dan bersyukur. Ia juga berterima kasih atas dukungan yang diberikan. 

(Baca: Usai Jokowi - Prabowo, Giliran Sandiaga dan Erick Serukan Persatuan)

Respons Sandiaga: Siapa yang Ngurus Anak?

Meskipun Nur Asia telah berpengalaman mengikuti kegiatan politik suaminya, Sandiaga menyebut istrinya tidak pernah terpikir untuk terjun langsung di dunia politik. Jika sang istri terjun ke dunia politik, Sandiaga kebingungan siapa yang akan mengurus anak-anaknya nanti.

“Aspirasinya belum dibicarakan secara mendalam dan tentunya buat saya pribadi harus pilih siapa yang ada di politik, jangan dua-duanya. Yang ngurusin anak siapa gitu,” kata Sandiaga seperti dikutip Detiknews.com.

Sebagai informasi Sandiaga dan Nur Asia memiliki tiga orang anak, yaitu Amyra Atheefa Uno, Anneesha Atheera Uno, dan Sulaiman Saladdin Uno. Sulaiman merupakan anak bungsu yang dilahirkan saat ia berusia 42 tahun. Sandi pernah menceritakan kisah istrinya yang berjuang memberikan Air Susu Ibu (ASI) kepada Sulaiman. Mpok Nur berhenti memberikan ASI pada bulan ke-6 pasca kelahiran karena tidak keluar lantaran faktor usia dan lain sebagainya. Atas pengalaman inilah, ia mengajak masyarakat untuk sedekah susu demi memperbaiki gizi anak-anak dan melawan stunting.

Sandi juga menuturkan bahwa keputusan untuk mencalonkan Mpok Nur dalam Pilwalkot Tangsel harus dipikirkan terlebih dahulu. Pasalnya, Mpok Nur bukanlah warga Tangerang Selatan. Sejak kecil Sandiaga dan Mpok Nur berdomisili di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

(Baca: Perusahaan Sandiaga Raih Laba Bersih Rp 3,1 Triliun Semester I/2019 )

Reporter: Dwi Hadya Jayani

Video Pilihan

Artikel Terkait