5 Ruas Tol Trans Jawa Milik Jasa Marga dan Waskita Siap Dioperasikan

Tol Trans Jawa dinilai mampu mewujudkan konektivitas wilayah, menurunkan biaya logistik, dan mendorong perekonomian di sekitar jalan tol.
Hari Widowati
19 Desember 2018, 14:40
Tol Trans Jawa
Kementerian PUPR
Tol Trans Jawa

Lima ruas yang menjadi bagian dari Tol Trans Jawa milik PT Jasa Marga Tbk dan PT Waskita Karya Tbk segera dioperasikan. Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menargetkan keberadaan Tol Trans Jawa mampu mewujudkan konektivitas wilayah, menurunkan biaya logistik, dan mendorong perekonomian di sekitar jalan tol.

Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha Kementerian BUMN, Aloysius K Ro, mengatakan kelima ruas Tol Trans Jawa yang siap dibuka adalah Batang-Semarang sepanjang 75 kilometer (km), Semarang-Solo segmen Salatiga Kartasura sepanjang 31 km, dan Ngawi-Kertosono-Kediri segmen Wilangan-Kertosono 37,9 km. Selain itu, ada ruas Gempol-Pasuruan segmen Pasuruan-Grati sepanjang 14 km dan Pemalang-Batang sepanjang 39,2 km. Rencananya, kelima ruas tol tersebut akan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada Kamis (20/12).

Aloysius mengatakan, kehadiran jalan tol dapat mengurangi jarak dan waktu tempuh, serta mengurai kemacetan sehingga menghemat konsumsi bahan bakar minyak (BBM). "Selain itu, dengan adanya Tol Trans Jawa ini akan mendorong perekonomian di sekitar jalan tol. Ini merupakan pencapaian yang sangat dinanti oleh masyarakat," ujar Aloysius dalam siaran pers yang diterima Katadata, Rabu (19/12).

Tol Trans Jawa yang menghubungkan Jakarta dan Surabaya sepanjang 760 km ini memperkuat peran strategis BUMN sebagai agen pembangunan. "Diharapkan setelah tersambungnya Tol Trans Jawa, kami akan terus mendorong BUMN untuk meningkatkan kiprahnya melalui industri jalan tol, mewujudkan konektivitas antar wilayah di Sumatra, kemudian di Kalimantan hingga Sulawesi," kata Aloysius. Pembangunan jalan tol menjadi salah satu kunci konektivitas dan pemerataan pembangunan di Indonesia.

Advertisement

(Baca: Hingga November, Jokowi-JK Rampungkan 36 Proyek Strategis Rp 118 T )

Ia juga menyebutkan, Jasa Marga menyiapkan 61 titik tempat istirahat (rest area) berbagai macam tipe di sepanjang Tol Trans Jawa. Tempat istirahat tersebut dilengkapi dengan zona usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang menyediakan kuliner serta oleh-oleh khas daerah setempat. Jasa Marga dan Waskita Karya sebagai pengelola Tol Trans Jawa juga bersinergi dengan PT Pertamina (Persero) untuk kerja sama pengadaan SPBU Pertamina di 18 titik rest area.

Akhir November lalu, Pertamina dan Jasa Marga telah menandatangani kerja sama untuk membangun SPBU di empat ruas tol. SPBU ini nantinya akan dibangun di empat jalan tol. Pertama, Jalan Tol Solo-Ngawi Seksi Sragen-Ngawi sepanjang 51 km. Kedua, PT Jasa Marga Properti (JMP) dan Pertamina masing-masing mengelola dua unit rest area tipe A di Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (Sumatera Utara). Ketiga, Jalan Tol Balikpapan-Samarinda (Kalimantan Timur). Keempat, Jalan Tol Manado-Bitung (Sulawesi Utara).

(Baca: Tol Bakauheni-Terbanggi Besar Siap Digunakan, Lampung Makin Maju)

 

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait