Jokowi-Ma'ruf Amin Ditargetkan Raup 70% Suara di Jawa Timur

Pada Pilpres 2014, perolehan suara Jokowi di Madura kalah dari Prabowo Subianto karena banyaknya isu negatif yang berbau SARA.
Dimas Jarot Bayu
11 Desember 2018, 19:33
Jokowi maruf
ANTARAFOTO | Yulius Satria
Pasangan calon nomor urut 01 di Pilpres 2019, Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Pasangan calon nomor urut 01 dalam Pilpres 2019, Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin, ditargetkan mampu meraup 70% suara di Jawa Timur, khususnya di Pulau Madura. Pada Pilpres 2014, perolehan suara Jokowi di Madura kalah dari Prabowo Subianto karena banyaknya isu negatif yang berbau suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur La Nyalla Mahmud Mattalitti memastikan pasangan calon Jokowi-Ma'ruf bakal menang di Madura. Bahkan, ia berani bertaruh nyawa jika nanti Jokowi-Ma'ruf kalah dari Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di daerah tersebut.

"Saya kan sudah ngomong, potong leher saya kalau Prabowo bisa menang di Madura," kata La Nyalla di kediaman Ma'ruf, Jalan Situbondo, Jakarta, Selasa (11/12).

Menurutnya, masyarakat Madura selama ini tak memilih Jokowi karena tak paham sosoknya. Jokowi di Madura selama ini dituduh sebagai antek Partai Komunis Indonesia (PKI). Jokowi pun dituduh non-muslim dan beretnis Tionghoa.

Advertisement

(Baca: Jokowi Makin Populer di Jatim, Didukung Pemilih Gus Ipul dan Khofifah

La Nyalla mengakui, dia yang menyebarkan Tabloid Obor Rakyat di Madura pada waktu itu karena ia berada di kubu oposisi. Tabloid tersebut berisi kampanye hitam terhadap Jokowi.

Hanya saja, dia sudah meminta maaf kepada Jokowi dan memberikan dukungannya. "Saya mau minta maaf tiga kali. Alhamdullilah dimaafkan, ya sudah," kata La Nyalla.

Ia pun menyebut Jokowi tak seperti yang dituduhkannya dulu. Ia mengatakan, Jokowi kerap bertirakat dan puasa semasa muda. Alhasil, tuduhan anti-Islam yang selama ini dilayangkan ke Jokowi dianggapnya tak tepat.

Oleh karena itu, La Nyalla sudah berkeliling Madura dan membantah tuduhan yang dibuatnya sendiri. "Karena sekarang saya bukan oposisi, saya harus taubat," kata La Nyalla.

Ia optimistis Jokowi-Ma'ruf bakal meraih lebih dari 800 ribu suara di Jawa Timur pada Pilpres 2019. "Pokoknya Anda tahu, Pak Jokowi menang di Jawa Timur," kata La Nyalla.

(Baca: Langkah Lunglai Prabowo-Sandiaga Menarik Dukungan Warga NU)

 

Reporter: Dimas Jarot Bayu
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait