Bidik Perbankan, Telkom Sigma Akuisisi 70% Saham Collega Inti Pratama

Akuisisi ini dilakukan untuk memperkuat bisnis Telkom Sigma di bidang layanan teknologi informasi dan komunikasi untuk perbankan.
Image title
31 Desember 2018, 12:37
Telkom
Arief Kamaludin|KATADATA
Telkom KATADATA|Arief Kamaludin

PT Telkom Sigma, anak usaha PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), mengakuisisi 70% saham PT Collega Inti Pratama. Akuisisi ini dilakukan untuk memperkuat bisnis Telkom Sigma di bidang layanan teknologi informasi dan komunikasi atau information communication technology (ICT) untuk perbankan.

Vice President Investor Relations Telkom, Andi Setiawan, mengatakan PT Sigma Cipta Caraka atau Telkom Sigma pada 28 Desember 2018 menandatangani Akta Jual Beli Saham dengan PT Upperco Usaha Maxima dan PT Abdi Anugrah Perkasa yang merupakan pemegang saham Collega. "Telkom Sigma membeli saham milik Upperco Usaha dan Abdi Anugrah Perkasa sehingga kepemilikan sahamnya di Collega Inti Pratama menjadi mayoritas," kata Andi dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, Senin (31/12).

Lewat akuisisi ini, Telkom Group memperkuat layanan solusi ICT bagi perbankan yang akan diintegrasikan dengan layanan yang telah dimiliki sebelumnya, seperti data center, system integration, dan sebagainya. Telkom Sigma merupakan anak usaha Telkom yang bergerak di bidang solusi layanan ICT. Sementara itu, Collega Inti Pratama merupakan penyedia layanan jasa teknologi perbankan, mencakup penyediaan mesin anjungan tunai mandiri (ATM), pengiriman uang (remittance), hingga layanan multi pembayaran.

(Baca: Telkomsel Proyeksi Trafik Data Naik 20% saat Natal dan Tahun Baru)

Advertisement

Telkom tidak menyebutkan detail nilai akuisisi 70% saham Collega Inti Pratama tersebut. Berdasarkan laporan keuangan Telkom per 30 September 2018, Telkom Sigma merupakan anak usaha dengan kepemilikan tidak langsung, yakni melalui PT Multimedia Nusantara sebesar 100%. Perusahaan yang berdiri sejak 1987 tersebut memiliki aset Rp 9,7 triliun per 30 September 2018, meningkat signifikan 60% dibandingkan posisi Desember 2017 sebesar Rp 6,1 triliun.

Akuisisi Collega ini semakin menambah portofolio Telkom Sigma menyusul ekspansi anorganik yang dilakukan perusahaan dalam beberapa tahun terakhir. Pada November 2017, Telkom Sigma resmi menguasai 60% saham PT Bosnet Distribution Indonesia (Bosnet) yang bergerak di bidang jasa solusi ICT untuk perusahaan fast moving consumer goods. Akuisisi tersebut bertujuan memperkuat posisi Telkom di ekosistem e-logistic dan e-commerce.

Pada 2016, Telkom Sigma juga mengakuisisi dua perusahaan. Anak usaha Telkom itu membeli 55% saham PT Cyber Data Center pada Februari 2016 untuk memperkuat lini bisnis data center. Adapun pada Agustus 2016, perseroan mengakuisisi 51% saham PT Pojok Celebes Mandiri (Pointer) yang bergerak di bidang ekosistem e-tourism, khususnya menyediakan mesin pemesanan daring untuk agen perjalanan (travel agent), baik korporasi maupun individu.

(Baca: Layanan Telekomunikasi Daerah Terdampak Tsunami Berangsur Normal)

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait