LafargeHolcim Sepakat Jual Holcim ke Semen Indonesia Rp 25,7 Triliun

Aset yang dilepas termasuk seluruh operasional Holcim di Indonesia, 4 pabrik semen, 33 pabrik ready mix, dan 2 pabrik penggilingan batu kerikil.
Image title
13 November 2018, 08:41
Semen Indonesia
Arief Kamaludin|KATADATA

LafargeHolcim telah menandatangani kesepakatan untuk melepas 80,6% sahamnya di PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB) kepada PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) senilai US$ 1,75 miliar atau sekitar Rp 25,7 triliun. Aset yang dilepas termasuk seluruh operasional Holcim di Indonesia, 4 pabrik semen, 33 pabrik ready mix, dan 2 pabrik penggilingan batu kerikil.

Chief Executive Officer (CEO) LafargeHolcim Jan Jenisch mengatakan, kesepakatan ini merupakan pencapaian penting bagi LafargeHolcim untuk memperkuat kondisi keuangannya. "Sebagai bagian dari strategi kami pada 2022, yakni Building for Growth. Kami berkomitmen untuk mendivestasi aset senilai minimal CHF 2 miliar," kata Jenisch dalam pernyataan tertulis di situs LafargeHolcim.com.

Divestasi Holcim Indonesia akan memperbaiki rasio utang Lafarge Holcim sesuai target 2 kali net debt to recurring EBITDA yang akan dicapai pada akhir 2019. Transaksi ini juga masih menunggu persetujuan dari regulator di negara masing-masing.

Sekretaris Perusahaan Semen Indonesia Agung Wiharto mengatakan, akuisisi tersebut dilakukan oleh anak usahanya, PT Semen Industri Indonesia Bangunan (SIIB). SIIB berencana membeli 6,18 miliar saham atau 80,6% saham Holcim Indonesia milik Holderfin BV (anak usaha LafargeHolcim).

(Baca: Semen Indonesia Belum Bisa Komentari Kabar Rencana Akuisisi Holcim)

"Rencana akuisisi akan berlaku efektif apabila seluruh ketentuan dan persyaratan pendahuluan dalam Perjanjian Pengikatan Jual Beli Bersyarat (PPJB) telah terpenuhi," kata Agung dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, Selasa (13/11). Penandatanganan PPJB dilakukan pada 12 November 2018.

Menurut Agung, ada beberapa manfaat yang diperoleh perseroan dari akuisisi Holcim. Perseroan bisa memperluas jaringan pabrik semennya di dalam negeri, memperluas diversifikasi produk yang ditawarkan, meningkatkan efisiensi biaya distribusi dan bahan baku, dan memperkuat posisi bisnis ready mix. Saat ini Semen Indonesia merupakan pemain terbesar di industri semen Indonesia sedangkan Holcim adalah pemain nomor tiga di Indonesia.

(Baca: Semen Indonesia Incar Bisnis Mortar dan Bata Ringan)

Video Pilihan

Artikel Terkait