Sri Mulyani: Para Menteri Curhat Anggarannya Kurang

 Zahwa Madjid
7 September 2023, 16:55
Menteri Keuangan Sri Mulyani berfoto bersama sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju di ASEAN Indo-Pacific Forum, di Jakarta, Rabu (6/9).
Instagram @smindrawati
Menteri Keuangan Sri Mulyani berfoto bersama sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju di sela-sela ASEAN Indo-Pacific Forum, di Jakarta, Rabu (6/9).

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengunggah foto bersama para menteri Kabinet Indonesia Maju di tengah perhelatan KTT ASEAN ke-43 dalam akun Instagram pribadinya. Sri Mulyani menyebut para menteri sering curhat karena menilai alokasi anggaran yang diberikan kepada kementerian mereka lebih kecil daripada kebutuhannya. 

Dalam foto tersebut, Sri Mulyani terlihat duduk di antara menteri lainnya. Yakni, Menteri Koordinator Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, dan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. Di foto tersebut juga terlihat Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif, serta Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Advertisement

Dalam unggahannya, Sri Mulyani memberikan tulisan pendek mengenai curhatan para menteri kepada dirinya. “Para menteri semua curhat tentang anggaran masing-masing kementerian yang masih kurang dan minta ditambah. Menkeu jangan terlalu pelit,” tulis Sri Mulyani.

Seberapa besar anggaran kementerian-kementerian tersebut? Dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2024, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mendapatkan alokasi anggaran terbesar, yakni Rp 146,99 triliun. Nilai anggaran tersebut lebih besar 17,4% dibandingkan dengan alokasi pada 2023 sebesar Rp 125,2 triliun.  Di urutan kedua ada Kementerian Pertahanan dengan anggaran Rp 135,4 triliun, naik 0,8% dibandingkan dengan 2023 sebesar Rp 134,3 triliun. 

Kementerian Perindustrian di dalam RAPBN 2024 mendapatkan alokasi anggaran Rp 3,76 triliun, meningkat 28,77% dibandingkan dengan APBN 2023 sebesar Rp 2,92 triliun. Lalu, Kementerian ESDM mendapatkan jatah anggaran Rp 6,78 triliun pada 2024, meningkat 32,4% dibandingkan dengan 2023 sebesar Rp 5,12 triliun. Sementara itu, Kementerian Perhubungan memiliki anggaran Rp 38,48 triliun, naik 15,07% dibandingkan dengan 2023 yang sebesar Rp 33,44 triliun. Jadi, rata-rata anggaran kementerian pada 2024 tetap tumbuh jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya walaupun persentase kenaikannya tidak sama. 

Sri Mulyani menyebut foto tersebut diambil sebelum pembukaan acara ASEAN Indo-Pacific Forum (AIPF) oleh Presiden Jokowi dalam rangkaian KTT ke-43 ASEAN. “AIPF mengubah rivalitas di Indo-Pasifik dan kecenderungan fragmentasi global, menjadi kerjasama yang saling bermanfaat. Indonesia terus menjadi jembatan kerja sama tersebut,” kata Sri Mulyani.

Forum AIPF yang dibuka oleh Presiden Jokowi dan dihadiri oleh seluruh pimpinan ASEAN plus negara undangan lainnya, membahas tiga area kerja sama. Ketiga area itu meliputi infrastruktur hijau, rantai pasok hilirisasi dan ekosistem kendaraan listrik, dan teknologi digital.

Reporter: Zahwa Madjid
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.

Artikel Terkait

Advertisement