22 Kata-Kata Bijak dalam Hubungan Cinta dan Pernikahan

Kumpulan kata-kata bijak dalam hubungan ini dapat menjadi inspirasi yang bermakna bagi pasangan.
Image title
12 Mei 2022, 06:40
Kumpulan kata-kata bijak dalam hubungan ini dapat menjadi inspirasi yang bermakna bagi pasangan.
Unsplash/Michael Fousert

Hubungan cinta antara dua insan merupakan sesuatu yang kompleks. Tidak ada hubungan yang sama, tidak ada pula hubungan yang mudah, semua pasti akan diuji dengan berbagai rintangan yang tak terduga.

Ketika suatu hubungan menghadapi cobaan, sebagian orang menyerah, sebagian orang bertahan. Alasan untuk mempertahankan suatu hubungan ini dapat dipengaruhi banyak faktor. Menemukan alasan tersebut adalah kunci untuk mempertahankan hubungan.

Jika suatu hubungan mencapai batas untuk berpisah, ada baiknya untuk merelakan, karena kandasnya suatu hubungan cinta bukan berarti hal buruk. Berakhirnya hubungan dapat menjadi pelajaran hidup yang bermakna.

Dalam menjalani hubungan, membaca kumpulan kata-kata bijak dalam hubungan dapat memberikan inspirasi, penyemangat, dan makna agar hubungan tetap berjalan baik. Selengkapnya, berikut kumpulan kata-kata bijak dalam hubungan cinta dan pernikahan.

Advertisement

Kata-Kata Bijak dalam Hubungan Cinta

1. “Membangun sebuah hubungan itu butuh dua orang yang solid. Yang sama-sama kuat. Bukan yang saling mengisi kelemahan. Karena untuk menjadi kuat adalah tanggung jawab masing-masing orang. Bukan tanggung jawab orang lain.” ― Adhitya Mulya.

2. “Karena cepat atau lambat, entah maut atau orang lain yang menyebabkan hubungan selanggeng apa pun akan dapat dipisahkan. Maka, yang terbaik adalah mencintai dalam keikhlasan.” ― Wira Nagara.

3. “Aku tidak ingin hubungan kami berakhir meninggalkan rasa benci. Aku ingin percaya bahwa kami memang pernah memiliki sesuatu, bahwa perasaannya kepadaku sungguh-sungguh. Dengan begitu, yang akan tersisa nanti untukku adalah kenangan manis.” ― Windry Ramadhina.

4. “Apakah arti relasi dengan orang terdekat atau teman hidup? Sebagian orang mengartikannya sebagai pendamping hidup dalam melewati suka dan duka, membina satu hubungan rumah tangga yang harmonis, bersama-sama meraih kesejahteraan keluarga.” ― Alberthiene Endah.

5. “Entah apa yang membuat hubungan mereka lebih mirip musim mangga. Membeludak dalam satu waktu, lalu hilang kembali berbulan-bulan. Seperti ada tombol yang bisa dengan cepat mengubah mereka dari sepasang kekasih menjadi sahabat biasa.” ― Dee.

6. “Pernikahan, urusan perasaan, cinta, kebencian, itu semua tidak sesederhana yang dilihat. Kadangkala tidak bisa dijelaskan, kadangkala dipenuhi kesalahpahaman, kadangkala dipenuhi kesedihan dan kemalangan.” ― Tere Liye.

7. “Sebuah hubungan yang dibiarkan tumbuh tanpa keteraturan akan menjadi hantu yang tidak menjejak bumi, dan alasan cinta yang tadinya diagungkan bisa berubah menjadi utang moral, investasi waktu, perasaaan serta perdagangan kalkulatif antara dua pihak.” ― Dee Lestari.

8. “Bagaimanapun, hubungan cinta adalah hubungan antara dua orang yang terlibat, dan ada hal-hal tertentu yang hanya akan masuk akal bagi mereka berdua.” ― Cho Nam-Joo.

9. “Kalau memang terlihat rumit lupakanlah. Itu jelas bukan cinta sejati kita. Cinta sejati selalu sederhana. Pengorbanan yang sederhana, kesetiaan yang tak menuntut apapun, dan keindahan yang apa adanya.” ― Tere Liye.

10. “Inti dari hubungan adalah memiliki seseorang saat kita membutuhkannya.” ― Lisa Kleypas.

11. “Suatu saat jika kau beruntung menemukan cinta sejatimu. Ketika kalian saling bertatap untuk pertama kalinya, waktu akan berhenti. Seluruh semesta alam takzim menyampaikan salam. Ada cahaya keindahan yang menyemburat, menggetarkan jantung. Hanya orang - orang yang beruntung yang bisa melihat cahaya itu, apalagi berkesempatan bisa merasakannya.” ― Tere Liye.

Kata-Kata Bijak dalam Hubungan Pernikahan

1. “Tak perlu terburu-buru dalam menentukan pilihan. Jangan paksa dirimu sendiri dengan mengambil keputusan. Menikah bukan lomba balap karung. Kamu nggak akan dapat apa-apa jika menikah lebih lambat ataupun sebaliknya. Pilihlah dengan hati tenang dan nyaman karena hanya kesedihan yang kamu dapatkan jika memilih pasangan yang salah.” ― Hanny Dewanti.

2. “Di balik jodoh yang tak jua datang, sungguh tersemat perenungan betapa Allah begitu mengasihi hamba-Nya, tak ingin membuat hamba-Nya yang belum siap menghadapi realita rumah tangga semakin terpuruk tersebab ketidaksiapannya.” ― Iva Wulandari.

3. “Pernikahan yang harmonis bukan pernikahan yang tiada konflik sama sekali, tapi kondisi ketika suami istri bisa menangani konflik yang muncul secara dewasa.” ― Ikhsanun Kamil Pratama.

4. “Tetapi dalam hidup selalu ada pilihan antara menikahi orang yang dicintai atau mencintai orang yang dinikahi. Yang pertama hanyalah kemungkinan, sedangkan yang kedua adalah kewajiban.” ― Salim Akhukum Fillah.

5. “Tak ada yang salah dengan membatalkan pernikahan. Banyak orang melakukannya. Menurutku, batal lebih baik daripada harus menjalani kehidupan yang tidak kalian harapkan. Dan orang memang akan selalu bergosip, tak peduli keputusan itu benar-salah.” ― Nina Ruriya.

6. “Carilah seseorang yang mau diajak berubah menjadi lebih baik. Seseorang yang mau belajar bersamamu membuat keluarga yang lebih baik dari keluarga kalian terdahulu agar menciptakan anak-anak yang jauh lebih baik lagi.” ― Hanny Dewanti.

7. “Pernikahan yang indah bukanlah pertemuan antara dua orang sempurna dengan cinta sempurna, tetapi ikatan dua orang dengan kekurangan dan kelebihannya yang berusaha untuk terus memperbaiki diri dan menutupi kekurangan pasangan.” ― Hanny Dewanti.

8. “Menikah, mungkin tidak akan pernah siap. Namun menjalaninya adalah belajar untuk menyempurnakan hidup.” ― Hilaludin Wahid.

9. “Pernikahan, keluarga, anak-anak yang sering kita lihat dan merupakan hal yang biasa saja, bisa jadi pada sebagian orang adalah sebuah kemewahan.” ― Nailal Fahmi.

10. “Lagi pula, nggak ada pernikahan yang benar-benar sempurna, bukan? Yang ada hanyalah dua orang yang selalu berkompromi.” ― Tarina Arkad.

11. “Ketika sebuah hubungan dilandasi oleh cinta, hubungan itu akan tahan banting. Cinta adalah senjata untuk menghadapi segala macam situasi. Susah senang, semua bukan masalah selama masih ada cinta.” ― Pradnya Paramitha.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait