Erick Thohir Bertemu Tony Blair, Bahas Ibu Kota Baru?

Menteri BUMN Erick Thohir dan Mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair bahas peluang kerja sama. Apakah terkait pembangunan ibu kota baru?
Image title
22 November 2021, 19:19
Erick Thohir
Instagram Erick Thohir
Erick Thohir saat menemui Tony Blair

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir baru saja bertemu dengan Mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair. Pertemuan tersebut, membahas terkait sejumlah potensi kerja sama yang dapat dikembangkan.

Pertemuan keduanya terungkap melalui akun Instagram resmi Erick yaitu @erickthohir. Meski begitu, dalam keterangan fotonya, tidak dijelaskan lebih detail terkait pembahasan kerja sama yang dimaksud termasuk lokasi pertemuan keduanya.

"Mengawali minggu yang baik ini dengan bertemu Mantan Perdana Menteri Inggris, Mr. Tony Blair. Kami membahas beberapa potensi kerjasama yang dapat dikembangkan," kata Erick dalam unggahan sekitar pukul 11.00 WIB.

Dalam unggahan yang sudah mendapat 9.923 tanda suka hingga berita ini ditulis, Erick berharap diskusi dengan Blair dapat membawa semangat baru dan manfaat yang lebih besar untuk Indonesia.

Advertisement

Meski tidak dijelaskan secara rinci, Tony Blair kini menjadi salah satu anggota dewan pengarah pembangunan ibu kota baru. Dua tokoh lainnya yaitu Putra Mahkota Abu Dhabi Mohamed Bin Zayed dan Presiden Softbank Masayoshi Son.

Penunjukkan tersebut dilakukan oleh Presiden Joko Widodo pada pertengahan Januari 2020, sebelum pandemi Covid-19 melanda Tanah Air. Tony dipilih karena dianggap memiliki reputasi yang baik di bidang pemerintahan karena pernah menjadi Perdana Menteri Inggris.

Sementara, Zayed dipilih sebagai anggota dewan pengarah pembangunan ibu kota baru karena memiliki pengalaman merombak Abu Dhabi. Zayed juga punya rekam jejak dalam membangun Masgar City yang dinilai berguna dalam merancang ibu kota baru.

“Dia memiliki reputasi yang baik di dunia,” kata Jokowi di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, 16 Januari 2020.

Adapun Masayoshi dipilih karena dianggap memiliki reputasi yang baik di bidang teknologi dan keuangan. Kapabilitas di kedua sektor tersebut, menurut Jokowi, dapat membantu lantaran Indonesia perlu mencari investor untuk membangun ibu kota baru.

Selain itu, Jokowi juga ingin ibu kota baru menggunakan teknologi tinggi seperti kendaraan otonom alias tanpa awak di ibu kota baru. “Masayoshi Son mempunyai reputasi yang baik di bidang teknologi dan keuangan,” kata dia.

Pemerintah tidak akan memberikan gaji, namun akan menawarkan investasi di beberapa daerah kepada para tokoh tersebut. Proyek yang ditawarkan antara lain berada di Pulau Mori, Morowali, Sulawesi Tengah dan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.

Jokowi menegaskan, investasi tersebut jangan diartikan bahwa pemerintah sedang menjual pulau. "Kami ini bukan menawarkan pulau. Kami menawarkan investasi. Jangan ditulis berbeda," ucapnya.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait