Sehari Darmawan Jabat Dirut, Direksi PLN Dirombak Kembali

Hanya selang satu hari setelah menunjuk Darmawan Prasodjo menjadi Direktur Utama, pemerintah kembali rombak susunan Direksi PLN.
Image title
7 Desember 2021, 16:19
pln
Katadata
Direksi baru PLN

Pemerintah melalui Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dipimpin Erick Thohir, merombak Direksi PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN, Selasa (7/12). Ada tiga posisi direksi yang dirombak oleh pemerintah.

Pemerintah mengangkat Yusuf Didi Setiarto sebagai Direktur Manajemen Sumber Daya Manusia menggantikan Syofvi Felienty Roekman. Lalu, Adi Lumakso menjadi Direktur Bisnis Regional Sumatera Kalimantan menggantikan Muhammad Ikbal Nur.

Terakhir, pemerintah menunjuk Adi Priyanto menjadi Direktur Bisnis Regional Sulawesi, Maluku, Papua dan Nusa Tenggara menggantikan Syamsul Huda.

Dengan perubahan di atas maka susunan Direksi PLN yang baru sebagai berikut:

Advertisement

- Direktur Utama: Darmawan Prasodjo
- Direktur Perencanaan Korporat: Evy Haryadi
- Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan: Bob Saril
- Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Sinthya Roesly
- Direktur Manajemen Sumber Daya Manusia: Yusuf Didi Setiarto
- Direktur Energi Primer: Rudy Hendra Prastowo
- Direktur Mega Proyek dan EBT: Wiluyo Kusdwiharto
- Direktur Bisnis Regional Sumatera Kalimantan: Adi Lumakso
- Direktur Bisnis Regional Jawa Madura dan Bali: Haryanto WS
- Direktur Bisnis Regional Sulawesi, Maluku, Papua dan Nusa Tenggara: Adi Priyanto

Perubahan susunan pengurus ini hanya berselang sehari setelah pemerintah mengangkat Darmawan Prasodjo sebagai Direktur Utama PLN menggantikan Zulkifli Zaini.

Saat mengganti posisi Direktur Utama, Menteri BUMN Erick Thohir yang hadir dalam RUPS tersebut mengatakan, dalam mengelola perusahaan terutama dalam BUMN, seorang pemimpin harus menyandarkan tanggung jawab yang diemban dengan hati dan keikhlasan. Jabatan yang diberikan merupakan sebuah amanah.

"Amanah untuk memberikan kontribusi sebesar-besarnya kepada negara dan memiliki dampak sosial seluas-luasnya berupa peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” kata Erick dalam siaran pers, Senin (6/12).

Erick berpesan kepada Direktur Utama PLN yang baru, Darmawan Prasodjo, untuk melanjutkan upaya transformasi. Transisi energi yang dilakukan PLN perlu dilakukan terobosan sehingga tidak membebani negara dan masyarakat.

Menurutnya, tantangan transformasi PLN tidak terbatas pada perbaikan finansial PLN saja, tapi bagaimana menghadapi tantangan zaman. Seperti energi yang lebih hijau, digitalisasi, dan servis kepada masyarakat. Hal itu dilakukan demi menciptakan lingkungan yang berkesinambungan untuk generasi masa kini dan generasi masa depan.

“PLN perlu mempersiapkan diri untuk melakukan akselerasi bisnis dalam menghadapi tren baru seperti ekosistem kendaraan listrik dan berkolaborasi terkait electrifying lifestyle dengan pihak-pihak lain,” kata Erick.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait