Bagikan NIB di Lampung, Erick Pastikan Pembukaan Lapangan Kerja

Kementerian BUMN dan Kementerian Perdagangan bersepakat untuk menjaga dan memastikan terciptanya pembukaan lapangan kerja dan dukungan kepada UMKM.
Anshar Dwi Wibowo
1 Desember 2022, 15:53
Menteri BUMN dan Menteri Perdagangan Menghadiri Acara Pemberian NIB
Dok Kementerian BUMN

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menegaskan keberpihakan BUMN terhadap para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Erick mengatakan UMKM adalah tulang punggung perekonomian Indonesia yang harus dijaga.

Hal ini disampaikan Erick usai menghadiri acara pemberian Nomor Induk Berusaha (NIB) Pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) Perseorangan di Gedung Graha Adora, Kabupaten Pesawaran, Lampung, Kamis (1/12). 

Erick yang datang bersama Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan dan Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim, ingin memastikan pertumbuhan ekonomi Lampung dapat terus meningkat secara signifikan. 

"Kami bersepakat terus menjaga dan memastikan bahwa terciptanya pembukaan lapangan kerja dan dukungan kepada UMKM, baik melalui program NIB atau pendanaan," ujar Erick dalam keterangan tertulis.

Pria kelahiran Jakarta tersebut menilai UMKM sebagai soko guru perekonomian nasional memiliki peran penting dan menghadapi tantangan resesi global pada tahun depan. 

BUMN sebagai sepertiga kekuatan ekonomi Indonesia, ucap Erick, sejak awal berkomitmen mendampingi dan mendorong para pelaku UMKM untuk dapat naik kelas.

"Kita tahu banyak isu resesi tahun depan, artinya kita harus gotong-royong sama-sama, memastikan pembukaan lapangan kerja dan dukungan pembiayaan untuk UMKM. Pak Zul dan Ibu Wagub mencarikan market yang jelas buat berdagang, izin-izin dipermudah semua, jadi gratis, itu yang kita lakukan," ucap dia.

Erick menyampaikan pemberian NIB juga menjadi upaya pemerintah dalam meningkatkan skala UMKM agar dapat bergabung dalam ekosistem BUMN atau swasta yang lebih besar.

Melalui program tersebut, lanjut Erick, para pelaku UMKM juga mendapatkan akses untuk mengikuti sejumlah program pemberdayaan hingga program Kredit Usaha Rakyat (KUR).

"Tantangan-tantangan ini yang harus kita atasi, kita tidak boleh menghindar. Kalau kita sebagai sebagai pemimpin dan para menteri menghindar, rakyatnya yang susah. Jadi kita harus atasi," kata Erick.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...